┬áDemak – Kegembiraan petambak garam dari desa Kedungmutih kecamatan Wedung yang tergabung dalam Perkumpulan Produksi Garam Industri tampak nyata. Ketika Tim dari Jakarta yang dibawa Dr. Ir. Sudarto,MM datang dan meninjau Panen Garam Industri di salah satu lahan percontohan. Petambak gembira karena hasil pelatihan yang mereka dapatkan dari Pak Darto pakar garam dari Kementerian Perdagangan berhasil dengan kualitas yang diharapkan.

” Hari ini kami gembira karena kami berhasil membuat garam dengan Na Cl standar industri yaitu lebih 95 bahkan ada yang lebih. Ini awal yang bagus bagi kami semua berhasil membuat garam yang berkualitas selain itu Pak Darto hari ini membawa tim dari Jakarta untuk penjajagan kerja sama baik teknis, permodalan, dan pemasaran garam ini”, ujar Musa Abdillah Petambak Garam yang juga Ketua Koperasi Garam Roda Abadi Bersama desa Kedungmutih Demak.

Musa mengatakan keberhasilan petambak garam membuat garam standar industri itu semua berkat binaan Pak Darto. Sejak tahun 2012 Pak Darto mulai memberikan pelatihan kepada petambak garam untuk membuat garam berkualitas. Awalnya Ia menemukan yang namanya media isolator yang saat ini dikenal sebagai geomembran atau geoisolator. Dengan geomembran ini getambak garam beshasil membuat garam yang putih dan bersih. Ditahun 2019 ini pelatihan ditingkatkan petambak diajak untuk garam standar industri.

” Kami berharap dengan panen perdana ini memberikan semangat petambak yang lain membuat garam dengan kualitas yang baik. Dan untuk harganya kita menjamin harga lebih bagus dari garam umum. Koperasi akan memasarkan garam anggota ke perusahaan dengan kerjasama dengan berbagai fihak “, tambah Musa Abdillah

Terpisah Dr. Ir. Sudarto, MM mengatakan merubah kebiasaan pada petambak garam memang perlu waktu. Oleh karena itu ia memberikan pelatihan pada petambak garam sudah lebih 5 tahun namun pada tahun ini petambak sudah mulai merasakan manfaat dari pelatihan. Apalagi setelah membentuk Perkumpulan Produksi Garam Industri mereka terus belajar membuat garam yang berkualitas. Selain memberikan pelatihan dia juga mengusahakan mempertemukan petambak garam dengan pengusaha untuk penjajagan kerjasama teknis, permodalan dan pemasaran.

” Hari ini kita ajak mereka melihat dari dekat kondisi lahan garam yang menghasilkan garam kualitas bagus yang sedang di panen .Mudah mudahan ad tindak lanjut kerja sama saling menguntungkan” kata pak Darto di sela sela kunjungan lapangan tambak garam di desa Kedungmutih. (Muin)