DEMAK – Sejumlah nelayan desa Kedungmutih kecamatan Wedung Jum’at (2/10/2026) menunjukkan semangat gotong royong saat menurunkan perahu untuk digunakan melaut. Kegiatan tersebut dilakukan bersama-sama dengan mengandalkan tenaga dan kekompakan para nelayan di lingkungan setempat.
Dengan menggunakan tenaga secara bersama, perahu yang berada di daratan perlahan didorong menuju tepian hingga akhirnya dapat kembali mengapung di udara. Beberapa nelayan terlihat mengatur posisi perahu, sementara lainnya membantu mendorong dan memastikan proses berjalan aman.
“Tradisi turun perahu ini sudah ada sejak dahulu dan dilakukan ketika hari Jum’at pas nelayan tidak melaut. Waktu digunakan untuk istirahat bersama keluarga. Sehingga pekerjaan turun perahu ini menjadi ringan karena banyak orang “ ,kata Basuki salah satu nelayan warga desa Kedungmutih
Basuki menambahkan, tradisi gotong royong seperti ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir. Selain meringankan pekerjaan, kebersamaan tersebut juga mempererat hubungan antar nelayan.
“Bagi para nelayan, perahu bukan sekedar alat untuk mencari penghidupan, namun merupakan sarana utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, proses menurunkan maupun menaikkan perahu sering dilakukan secara bersama-sama”, tambah Basuki
Kegiatan sederhana tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya solidaritas masyarakat nelayan. Di tengah aktivitas melaut yang penuh tantangan, semangat saling membantu tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.” Semangat itulah yang terus dipertahankan para nelayan dalam menjalankan aktivitas dan mencari rezeki di laut.
Laporan: Pak Muin – Jurnalis Kabarseputarmuria