MAGELANG – Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Tidar yang diketuai oleh Dita Aldila Krisma, M.Pd melaksanakan program kegiatan STEM Activity pada sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di MI Al Muta’alimin Sukosari dan MI Al Ulum Bandongan, Kabupaten Magelang. Tim ini beranggotakan 3 orang dosen yaitu  Ayu Lestari, M.Pd., Dea Santika Rahayu, M.Pd., dan Paskalia Pradanti, M.Pd., serta 2 orang anggota mahasiswa yaitu Ahmad Ilham Nawawi dan Ridwan Ardiansyah. Program Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus dan pendampingan keberlanjutan pada bulan September. Kegiatan ini didanai DIPA Universitas Tidar  tahun pendanaan 2026.

Program kegiatan ini diikuti oleh para guru dan siswa sebanyak 17 – 20 orang dari masing-masing sekolah. Tujuan pelaksanaan program kegiatan yaitu untuk memperkenalkan konsep STEM dan menumbuhkan kemampuan Computational Thinking yang diimplementasikan melalui media robot sederhana ”Wiggle Bot”.

 

Kegitan ini dilakukan dengan membagi menjadi dua pertemuan di tiap sekolah, dimulai pada pertemuan pertama difokuskan untuk pelatihan kepada para guru. Pada tahap ini, guru menerima sosialisasi mengenai konsep STEM Activity dan Computational Thinking. Selama kegiatan berlangsung guru bukan hanya mendapatkan pemahaman terkait konsep yang diberikan, namun juga diajak untuk melakukan praktik langsung dalam membuat rancangan aktivitas pembelajaran dengan menggunakan Wiggle Bot sebagai media dalam pengenalan konsepnya.

Melalui pelatihan ini, guru diharapkan mampu memperoleh pembekalan dalam mengembangkan keterampilan dan mengimplementasikan pada setiap pembelajaran yang dilaksanakan dengan basis STEM Activity selama proses belajar berlangsung.

Pada pertemuan kedua, kegiatan beralih ke para siswa melalui pendampingan secara langsung. Selama proses pembelajaran berlangsung suasana belajar dibuat agar siswa dapat menikmati setiap proses belajarnya secara menyenangkan.

Dalam implementasinya para siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk merancang Wiggle Bot agar mampu bergerak sesuai dengan contoh yang diberikan. Melalui kegiatan ini siswa bukan hanya dituntut untuk mengasah keterampilannya saja, melainkan siswa diajarkan bagaimana cara melakukan identifikasi suatu permasalahan, menguraikan setiap permasalahan secara terstruktur, menyusun strategi, serta mengevaluasi kesalahan yang terjadi selama proses belajar berlangsung dan memperbaiki kesalahan yang terjadi.

Penggunaan media Wiggle Bot sebagai salah satu sarana dalam proses belajar mengajar terbukti mampu meningkatkan antusiasme para siswa. Selama kegiatan berlangsung siswa tampak berpartisipasi aktif dalam berdiskusi, berkolaborasi dalam tim, dan tidak ragu setelah mengalami kegagalan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perkembangan pola pikir yang logis dan terstruktur yang mulai muncul dalam diri para siswa.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi antar kelompok dan sesi diskusi reflektif bersama. Pihak sekolah memberikan sebuah apresiasi atas program kegiatan yang telah dilaksanakan dan berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali secara berkelanjutan sebagai mitra sekolah.

Melalui program yang telah dilaksanakan, Universitas Tidar berupaya dalam memberikan kontribusi guna menyiapkan sebuah generasi yang bukan hanya melek teknologi, namun memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu menyelesaikan setiap permasalahan secara sistematis dan inovatif,

Penulis: Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat 2026 Universitas Tidar

Dokumentasi: Tim PKM 2026