Demak – Desa Kedungmutih kecamatan Wedung Jum’at 1/8/2025 suasana ramai dibandingkan hari biasa banyak kendaraan polisi yang parkir di sepanjang jalan. Kedatangan mobil polisi khususnya satbrimob polda Semarang dalam rangka pemakaman anggotanya yang meninggal dunia.
Briptu Bagus Jamalulail (27) warga RT 02 RW 02 meninggal dunia Kamis Sore karena kecelakaan di jalan raya Karanganyar Demak. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka Kamis malam . Jum’at pagi sekitar jam 09.00 jenazah dishalatkan di masjid setelah itu dibawa ke pemakaman desa setempat.
Upacara pemakaman secara militer diawali dengan penyerahan jenazah dari fihak keluarga yang diwakili paman korban Munasikin. Selanjutnya jenazah di berangkatkan ke Masjid Baitul Makmur desa Kedungmutih untuk disahalatkan. Usai shalat jenazah selanjutnya dibawa ke peristirahan terakhir di tandu rekan rekan korban.
Sesampainya di pemakaman desa Kedungmutih jenazah sudah ditunggu ratusan warga dan pelayat untuk memberikan penghormatan terakhir . Upacara pemakaman diawali dengan upacara agama yaitu lantunan azan dan iqomah yang sebelumnya juga ada tembakan ke udara oleh anggota satbrimob polda Jawa Tengah.
Selanjutnya secara simbolis Inspektur upacara yaitu wakil dansat Brimob Jawa Tengah menutup liang lahat diikuti oleh fihak keluarga. Selanjutnya pemasangan karangan bunga tanda duka cita dari wakil kepolisian dan juga fihak keluarga.
Dalam sambutan Wadansat Brimob Jawa Tengah yang membacakan sambutan tertulis Dansat Brimob Jawa Tengah , Bagus Muhammad Jamalulail adalah putra terbaik bangsa negara yang telah mengabdikan jiwa dan raganya untuk negara. Meninggal dunia karena kecelakaan sehingga jiwa dan raganya kembali ke pangkuan Ilahi robbi.
Pemakaman secara militer yang baru pertama terjadi di desa Kedungmutih menjadi perhatian seluruh warga . Mulai keluar dari rumah duka wargapun ikut memberi penghormatan. Begitu disepanjang jalan menuju masjid dan makam warga tak lupa mengabadikan momen langka ini.
Sampai di pemakaman umum ratusan pelayat yang datang dari berbagai elemen datang untuk memberi penghormatan terakhir , selain warga desa Kedungmutih , teman teman dan pejabat dari kepolisian juga juwa warga desa tetangga yang ikut melihat dan memberi penghormatan terakhir.
Munasikin (53) selaku ashabul musibah menyatakan terima kasih yang sebesar besarnya pada semua fihak yang telah berpartisipasi atas terselenggaranya pemakaman mas Bagus. Selanjutnyua mohon doa semoga amal baiknya di terima Allah SWT dan dosa kesalahannya diampuni Allah SWT.
“ Dalam seminggu ini kami kehilangan 2 orang yang saya cintai yang pertama 4 hari yang lalu ibu Mas Bagus meninggal dunia karena sakit sedangkan hari ini Mas Bagus meninggal dunia karena kecelakaan.. Sedangkan bapaknya saat ini masih di tanah suci menjalankan ibadah umroh “, kata Munasikin menutup sua. (Pak Muin)