Pekalongan – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Habib Lutfi hari Ahad satu Desember di Kanzussholawat memang luar biasa jumlah pengunjungnya. Sehingga tempat yang disediakan panitia berupa tenda tenda raksasa tidak bisa mampu menampung jamaah yang jumlahnya puluhan ribu.
Salah satu tempat yang digunakan jamaah untuk ikut mengikuti acara maulid nabi adalah di pinggir rel kereta api yang tidak jauh dari Gedung Sholawat. Meski sesekali bergeser dari tempat duduk karena ada kereta api yang lewat mereka tetap khidmat mengikuti pengajian sampai habis.
Sumariyo salah satu pengunjung dari Demak yang duduk di dekat pagar rel kereta api mengatakan. Ia menempati tempat di tepi rel kereta api karena tidak kebagian tempat di tenda utama. Oleh karena itu ia bergabung dengan jamaah lainnya di tepi rel kereta api.
“ Ya gimana lagi depan sudah penuh kalaupun dipaksa ya berdiri di panasan saya tidak kuat jadi disini ya nggap papa yang penting masih terdengar suaranya habib “, kata Sumariyo yang datang ke Pekalongan secara berombongan naik kendaraan Elf.
Menurut Sumariyo selain memang datangnya terlambat sehingga tidak kebagian tempat di tenda utama. Ia tidak kuat menahan buang air kecil sehingga ia rela duduk di tepi rel sehingga ketika ke kamar kecil ia tidak kesulitan.Pernah ia menempati tenda utama mau ke kamar kecil susahnya bukan kepalang.
Dari pantaun selain Sumariyo masih ada ribuan orang yang duduk di tepi rel secara bergerombol . Jika tidak ada kereta api lewat mereka duduk duduk di rel kereta apik . Tetapi jika ada peringatan ada kereta api lewat merekapun berhamburan menepi menunggu kereta api lewat. Usai KA lewat merekapun kembali duduk dan mendengarkan acara Maulid.
“ Mestinya sih bahaya sekali namun bagaimana tempat tidak ada ya terpaksa mengikuti Maulid dari sini . Yang penting hati hati dan Waspada jika ada kereta lewat kita ya menepi aja jauhi KA “, kata Sumariyo.
Selain menempati tepi rel kereta api para jamaah juga menepati gang gang di seputaran gedung sholawat. Semua gang dengan jarak radius dua ratus meter dari gedung sholawat tidak ada tersisa semua di penuhi dengan jamaah. Mereka mengikuti dengan tertib jalannya maulid bersama Habib Lutfi.//Muin//