Jepara – Bagi Lik Sagi pria asli Klaten yang sudah cukup lama mengais rejeki di Jepara ini berjualan es cream keliling merupakan pekerjaan hariannya. Meski setiap hari harus berjalan sekitar empat kilometer namun hal itu tak dirasakannya. Justru badannya tampak sehat meski kulitnya hitam diterpa sinar matahari. Berangkat pagi dan pulangnya hampir petang sudah ia jalani sekitar empat puluh tahun tanpa terasa.

“Kalau tidak salah sudah 40 tahun saya jualan es cream putar dan lder di area sekitar desa Pecangaan Kulon. Saya kos di jalan kabul 85 Pecangaan Kulon. Tadi saya dorong gerobag ini dari kos kosan sampai sini”, kata “Lik Sagi pada kabarseputarmuria dihalaman SMPN I Pecangaan sabtu (31/8)

Lik Sagi berjualan di SMPN I Pecangaan dalam rangka menemui pelanggannya para alumni yang sedang mengadakan acara HUT Sekolah yang ke 55. Awalnya ada satu pelanggan istimewa karena sejak kecil sudah merasakan es cream buatannya. Setelah dewasa iapun masih suka es cream buatannya. Jika pulang kampung pasti membeli es cream buatannya bersama Keluarga besarnya.

” Dulu saya sering panggil Win namun sekarang ia dipanggil mas Djodi. Dialah yang memviralkan es thung saya di grup WA alumni SMP 1 Pecangaan. Sehingga saya bisa berjualan disini dan alhamdulillah laris Selain alumni yang beli siswa siswi juga banyak yang beli Terima kasih pada Mas Djodi “, tambah Lik Sagi.

Menurut Lik Sagi berjualan es cream tradisional ini masih prospektif. Meskipun sudah ada es cream modern yang juga ider keliling kampung namun penggemar es thung ini masih banyak. Setiap harinya ia selalu bisa menghabiskan dagangannya. Selain ider kampung keluar masuk gang iapun menerima pesanan untuk acara acara pesta. Untuk harganya tergantung kualitas.

” Dulu awal jualan es cream ini satu porsinya hanya 5 rupiah kalau sekarang paling kecil 2 ribu rupiah sampai 5 ribu dengan wadah gelas plastik seperti ini. Alhamdulillah selalu habis berangkat sekitar jam 9 pulang ke kost sebelum maghrib”, kata ” Lik Sagi

Berjualan es cream keliling modal utamanya adalah tekun dan tidak patah semangat dalam melayani pelanggan. Rasa es cream harus dijaga resepnya dari dulu hingga sekarang harus sama jangan dikurangi bahannya. Satu lagi ketika berjualan harus ramah dalam meiayani pelanggan mulai anak anak sampai orang dewasa.Nah bagi pembaca yang mau pesan es thung Lik Sagi bisa hubungi dia di no WA+62 815-7059-273 yang tertulis di Gerobag dorongnya. (Muin)