Demak – Bagi anda yang lewat desa Kedungmutih kecamatan Wedung pasti akan melewati depot Tahu dan Singkong Crispy pak Sokhbi. Ia membuka lapaknya di pinggir jalan Wedung – Jepara tepatnya di depan SD Kedungmutih. Dengan gerobak yang dimodifikasi sebagai depot penyimpanan Tahu dan Singkong Crispy ia melayani pelanggannya. Selain anak sekolah juga warga atau pengendara yang lewat jalan raya.

“ Saya buka usaha ini sekitar tiga bulanan , dulu buka usaha tempe di Indramayu Jawa Barat mau usaha tempe di sini airnya mahal jadinya ya buka usaha Tahu dan Singkong Crispy yang bahannya mudah dan pemasarannya juga mudah “, kata Pak Sokhbi pada kabarseputarmuria.

Pak Sokhbi mengatakan ia puluhan tahun merantau di Jawa Barat dan sudah berkeluarga di sana . Namun karena istrinya sudah meninggal dan juga harus menemani ibunya di kampung iapun kembali ke desa dan membuka apa saja di desanya. Awalnya mau buka usaha tempe seperti usaha lamanya namun kendalanya air bersih yang mahal karena harus beli.

“ Tak hitung hitung biaya air PAM disini mahal padahal buat tempe butuh air cukup banyak. Untung ada ponakan yang buka usaha makanan crispy yang sukses sayapun belajar ke dia . Terima kasih ada yang bombing jadinya ya buka di Kedungmutih ini “, tambah Sokhbi.

Untuk membuka usaha makanan crispy ini tidak perlu modal besar . Yang paling banyak adalah membuat gerobag tempat simpan bahan baku dan makanan jadi . Ia membuat gerobag dan juga peralatan masak sekitar 5 jutaan rupiah. Kalau untuk bahan bakunya tergantung bahan yang dibuat untuk yang biasa ya sekitar Rp 300 – 400 ribu saja sudah jalan.  Misalnyanya untuk beli gas , minyak goreng , tepung , tahu dan singkong.

“ Sebenarnya ada banyak pilihan makanan crispy ini selain singkong dan tahu , ada pisang , jamur , dan yang lainnya. Namun karena bahan yang muadah disini Tahu dan Singkong tahap awal kita jual itu dulu . Nanti kalau udah mulai sepi kita luncurkian produk lainnya “, kata Sokhbi lagi.

Dalam sebulan membuka usaha Tahu dan Singkong crispy ini hasilnya cukup lumayan . ia buka pagi hari mulai jam 7 pagi sampai jam 11 siang . Sore ia kembali buka sekitar jam 3 sore sampai jam 7 malam atau jika dagangan habis. Pembelian konsumen ia tidak membatasai minimal pembelian biasanya mulai dari Rp 2 ribu . Pembelinya selain anak sekolah dan juga dari rumahan atau pengendara yang lewat jalan raya.

“ Ya yang namanya jualan kadang ramai , kadang juga sepi sehingga keuntungan juga tidk tentu . Namun untuk menyambung hidup ya bisa daripada merantau ke luar daerah lagi sudah cape. Ingin kerja di desa sendiri meskipun hasil tidak besar yang penting bisa menyambung hidup “, kata pak Sokhbi.

Nah bagi anda penggemar makanan crispy bisa datang ke depot pak Sokhbi di depan SD Kedungmutih. Pak Sokhbi juga menerima pesanan untuk Tahu dan singkong crispy ini untuk acara acara pesta atau yang lainnya nomor yang bisa dihubungi adalah 081717780382. (Muin)