Demak – Desa Babalan kecamatan Wedung kabupaten Demak juga mempunyai hutan mangrove yang indah dan sejuk. Hutan mangrove letaknya di pinggir pantai yang agak jauh dengan pemukiman . Hutan mangrove ini kini dikembangkan oleh Sibat PMI desa Babalan sebagai obyek wisata baru .

Meskipun belum di buka dengan resmi namun satu dua pengunjung sudah  datang dan melihat obyek wisata ini. Untuk bisa sampai di obyek wisata ini pengunjung harus naik perahu. Pengunjung yang datang harus memberitahukan terlebih dahulu kepada Sibat PMI Babalan.

Sibat PMI Babalan mempersiapkan obyek wisata  mangrove ini sejak beberapa bulan yang lalu. Diantaranya membuat tracking atau jembatan kayu di dalam hutan mangrove. Dengan adanya jembatan ini pengunjung bisa berkeliling hutan mengrove yang cukup panjang dan lebat.

Setelah sampai di hutan mengrove Babalan ini pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan laut dari hutan mangrove. Selain itu juga bisa merasakan hawa yang segar di sela-sela tanaman mangrove yang menghijau. Setelah lelah berkeliling pengunjung bisa duduk beristirahat .

Tidak itu saja pengunjung juga bisa menikmati pemandangan di bawah tracking yaitu air laut dengan hewan lautnya.  Yang mempunyai hobi memancing juga bisa melampiaskan hobinya disini . Suasana yang sejuk dan nyaman sesekali diiringi suara burung yang berkicau.

Nah bagi pembaca yang ingin mencoba keindahan hutan mangrove desa Babalan ini . Anda bisa datang ke desa ini . Untuk menuju ke obyek wisata ini pengunjung hanya mengeluarkan uang Rp 5.000 saja pulang pergi . Kondisi perahu selalu on time dan di buka mulai  jam 07.00 sampai pukul 16.00 .

 Jika anda datang berombongan bisa langsung berangkat ke hutan mangrove diantarkan petugas sampai lokasi.  Oleh karena itu pengunjung jika sampai di desa Babalan akan disambu  anggota Sibat PMI desa Babalan. Setelah itu petugas akan mengantar pengunjung menuju ke hutan mangrove dengan naik perahu pulang pergi .(Muin)