Demak – Salah satu Bendung Karet di kabupaten Demak Adalah yang membendung Sungai Kumpulan di desa Buko kecamatan Wedung kabupaten Demak. Bendung ini dibangun pemerintah sekitar tahun 1990an. Tujuan utama Pembangunan bendungn ini selain pencegab banjir juga menyediakan air untuk area pertanian dari hili sampai hulu.
Selain itu di bending ini juga ada pipa pipa besar instalasi PDAM Demak cabang Wedung. Pipa pipa tersebut mengambil air dari sungai selanjutnya di olah agar layak salur. Air tersebut selanjutnya disalurkan ke rumah rumah warga di area kecamatan Wedung. Sebagai penyedia air bersih warga masyarakat pesisir yang kesulitan air bersih.
Menurut sala satu operator Bendung Karet sungai Kumpulan Zayin mengatakan , lebar bendungan sekitar 42 meter dengan tinggi bendung 2,7 meter. Sedangkan air yang yang terbendung tersebut sebagian besar untuk mengairi area persawahan. Mulai dari hulu kecamatan Karanganyar , kecamatan Bonang hingga kecamatan Wedung.
“ Untuk buka tutup Bendung ada aturannya sehingga tidak oleh main buka seenaknya. Untuk membukanya biasanya ada surat permintaan ke BBWS Pemali Juana tentang pembukaan bendung dari daerah hilir . Biasanya di musim penghujan misalnya hujan terus menerus membuat debit air meninggi . Sehingga perlu pengurangan agar tidak terjadi banjir “, kata Zayin yang bekerja sebagai operator sejak tahun 2013.
Pembukaan bendung dengan cara mengeluarkan angin harus pelan pelan. Kalau secara frontal akan mengakibatkan arus yang cukup deras sehingga membuat daerah aliran di bawahnya berbahaya. Daerah di bawahnya ada banyak perahu nelayan yang berjajar di sepanjang sungai Kalau tidak ada pemberitahuan akan membuat kecelakaan misalnhya perahu saling tabrak.
“ Pernah terjadi sekali karena permintaan yang tiba tiba Bendung di buka dan informasi pemberitahuan terlambat sehingga mengakibatkan banyak perahu yang rusak. Entah tahun berapa itu . Namun semua itu telah diselesaikan dengan baik oleh BBWS . Dan itu menjadi pelajaran berharga bagi saya dan teman teman disini “. Tambah Zayin akrab dipanggil Zen.
Selama bekerja sebagai operator Bendung karet Sungai Kumpulan ada banyak cerita dan peristiwa terkait menjaga bendung selama 24 jam. Kalau musim kemarau tidak banyak masalah . Namun jika musin penghujan harus selalu waspada terkait curah hujan yang tinggi. Selain itu juga terkait warga yang beraktifitas di sekitar Bendung.
“ Dari BBWS Pemali Juana memang membuat area Bendung Kumpulan ini Steril dari kegiatan warga. Misalnya menggunakan sebagai area menangkap ikan , memancing dan juga menembak ikan. Selain itu juga tidak boleh untuk kegiatan rekreasi misalnya berjualan atau membuat warung disekitar Bendung “, katanya lagi.
Namun bagi warga atau siapa saja yang ingin melihat dari dekat kondisi Bendung bisa langsung berhubungan dengan operator. Misalnya rombongan anak anak sekolah bisa mengunjungi tempat ini . Namun karena rawan kecelakaan disaranka untuk membawa pendamping agar aman dan nyaman . ( Pak Muin)