Demak – Salah satu spot mancing di desa Pantai kecamatan Wedung adalah di desa Kedungkarag kecamatan Wedung kabupataen Demak. Adapun tempatnya adalah di sungai SWD 1 dan sungai di dalam area tambak garam. Adapun ikan yang diperoleh diantaranya kakap putih, sembilang , kedukan dan masih banyak lagi yang lain.

Setiap hari utamanya hari Minggu , Jum’at atau hari libur tempat ini ramai dengan para pemancing. Mereka kebanyakan dari desa desa dari Jepara dan Kudus. Mereka datang sendirian atau berombongan naik motor. Beberapa diantaranya adayan naik mobil.

Haji Yunus warga desa Kedungkarang yang menyediakan umpan untuk mancing berupa udang hidup membuka lapaknya di sekitar spot mancing. Selain menyediakan udang hidup untruk umnpan pancing ia juga menyediakan makanan kecil dan minuman untuk par pemancing.

“ Tempat ini mulai ramai sekitar dua tahunan agar banyak ikan saya buatkan rimpon rumpon untuk persembunyian ikan. Selain itu juga saya buatkan atap atau rumah rumahan untuk motor motor para pemancing tanpa bayar “, kata Haji Yunus.

Untuk harga udang hidupn yang biasaya untuk umpan mancing khususnya ikan  kakap putih. Ia jual perekor Rp 1.000 – Rp 1.500 tergantung besar kecilnya. Rata rata perpemancing belanja udang untuk mancing menghabiskan budget Rp 10 ribu . Udang udang itupun ditempatkan wadah khusus agar kuat hidup ketika digunakan.

Sedangkan di lapak haji Yunus ada banyak boks boks plastic untuk menyimpan udang hidup . Selain ditenpatkan di boks boks berisi air juga diberikan oksigen lewat aerator yang terus bergerak menghasilkan oksigen setiap waktu. Pasokan oksigen itulah yang membuat udang bertahan hidup dalam lapak lapak.

“ Namanya menacing ya semua pemancing belum tentu dapat semua . Satu dua ada yang dapat yang lain hanya sebagai penonton. Namun yang namanya mancing adalah hobi hari ini tidak berhasil dapat ikan lainb kali ya kesini lagi karena melihat temannya ada yang dapat ian disini “, tambah Haji Yunus pada kabarseputarmuria Kmis 31/7/2025

Spot mancing di desa Kedungkarang ini merupakan sungai mengalir yang kadanairnya naik tinggi karena rob dari laut. Biasanya jika rob besar para pemancing beroleh ikan  yang lumayan banyak. Tidak satu dua yang dapat namun hampir semua dapat ikan karena aliran air cukup deras.

Seperti pengakuan pemancing dari Kalinyamatan ini , ia terbiasa memancing di spot man cing desa Kedungkarang ini kadag seminggu bisa 2 kali. Meskipun tak dapat ikan setiap mancing namun ia senang akan suasana pedesaan yang tenang. Biasanya ia tidak mancing sendirian namun ada temannya.

“ Mancing disini aman dan nyaman karena tempatnya juga enak tempat parkir disediaakan . Kita hanya beli udang hidup untuk mancing sekedarnya. Saya sering ke sini jika pikiran suntrut setelah mancing pikiran jadi terang lagi “, aku Zahid bukan nama sebenarnya pada kabarseputarmuria