Semarang – Mahasiswa KKN RDR-77 UIN Walisongo Semarang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Darul Falah Besongo melakukan pelatihan keterampilan Baki Lamaran di Asrama Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang. (07 /11/2021)
Pondok Pesantren Darul Falah Besongo sebagai pondok pesantren mahasiswa yang memiliki misi mengembangkan kegiatan pelatihan keterampilan untuk mewujudkan lulusan yang memiliki kecakapan hidup agar mampu menghadapi tantangan zaman, untuk mewujudkan misi tersebut Pondok Pesantren Darul Falah memberikan wadah untuk para santrinya agar cakap dan terampil setelah lulus dari pondok.
Salah satunya yaitu dengan memberikan pelatihan keterampilan Baki Lamaran kepada santri Darul Falah Besongo. Keterampilan Baki Lamaran diikuti oleh Santri Darul Falah Besongo yang sedang menduduki kelas 2 atau sedang berada di semester tiga dan empat di bangku perkuliahan yang dilaksanakan setiap hari Minggu pada jam 13.00.
Pelatihan Keterampilan Baki Lamaran dilakukan dengan cara penyampaian materi oleh ustadzah yang diberi amanah untuk mengajarkan ilmu yang sudah pernah diperoleh dan diamalkan kepada santri kemudian para santri mempraktekkan hal yang sudah diajarkan oleh tutor tersebut. Para santri sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, karena keterampilan tersebut dikemas dengan semenarik mungkin oleh tutor agar para santri yang mengikuti tidak bosan atau jenuh. Selain itu tutor tidak sendiri dalam mengajar.
Mereka dibantu oleh tim teaching guna dalam mempraktekkan Baki Lamaran ustadzahnya tidak kesulitan menjangkau santri banyak. Sehingga tim teaching diperlukan guna membantu para santri untuk mempraktekkan baki lamaran ketika santri mengalami kesulitan dalam pembuatannya.
Hariroh Nur Fariha selaku ustadzah keterampilan Baki Lamaran di Pondok Pesantren Darul Falah Besongo menjelaskan keterampilan baki lamaran terdapat banyak bentuk baki, diantaranya yaitu bentuk angsa dari handuk; bunga dari jilbab; boneka bear dari handuk; dan masih banyak lagi.
Hariroh mengatakan bahwa dengan adanya tim teaching oleh Mahasiswa KKN RDR-77 dari Hariroh dkk tidak mengalami kesulitan dalam menjelaskan karena adanya bantuan yang lebih banyak sehingga semua santri dapat berkontribusi dalam pembuatan Baki Lamaran.
“Tujuan diadakannya keterampilan Baki Lamaran di Pondok Pesantren adalah sebagai slah satu bentuk optimalisasi dari visi dan misi pondok untuk menciptakan santri yang memliki kecakapan hidup yang handal, dan untuk meningkatkan kreatifitas santri agar nanti bisa bermanfaat dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri ketika sudah terjun dimasyarakat, terutama dimasa pandemi sekarang.” Ujar Hariroh
Pandemi Covid-19 memporak-porandakan kegiatan manusia terutama dibidang ekonomi, hingga para pekerja harus ada yang diberhentikan secara mendadak akibat tidak adanya pemasukan dari perusahaan, keterampilan baki lamaran bisa dijadikan salah satu pilihan untuk industri rumahan guna menambah pemasukan.
Pasalnya meskipun pandemi Covid-19 yang masih menyerang dari masyarakat masih ada yang melaksanakan pernikahan. Hal ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat untuk menambah penghasilan. (Nafin Nihayati)