Jepara – Alwani , bocah 5 tahun yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya, Mahmud dan Nia warga desa Sowan Kidul RT 03 RW 03 kecamatan Kedung ditemukan dalam keadaan meninggal setelah di cari oleh tim gabungan kepolisian , Perangkat Desa ,BPBD dan warga masyarakat di sungai Desa Sowan Kidul tak jauh dari rumah .
Info yang dikumpulkan kabarseputarmuria , Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (27/4/2026) pagi. Korban diketahui baru saja dijemput dari sekolah TK oleh ibunya, Rohmania (24). Setibanya di rumah, Abu sempat mencuci sepeda BMX miliknya sebelum berpamitan untuk bermain ke rumah kerabat sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun hingga menjelang siang, sekitar pukul 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Rasa cemas pun mulai dirasakan sang ibu yang kemudian berusaha mencari keberadaan anaknya. Sayangnya, upaya pencarian awal tidak membuahkan hasil.
Keterangan saksi mata, Ahmad Mursid Pratama (13), menjadi petunjuk terakhir. Ia mengaku melihat korban sekitar pukul 13.30 WIB tengah bermain sepeda di tanggul tepi sungai Desa Sowan Kidul
Merespons laporan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat bersama perangkat desa dan BPBD Kabupaten Jepara untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Upaya pencarian berlangsung hingga malam hari dalam kondisi minim penerangan.
Setelah berjam-jam dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai, berjarak kurang lebih 500 meter dari rumahnya. Kedalaman sungai di lokasi penemuan diperkirakan mencapai 140 sentimeter.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka. Pemeriksaan luar dilakukan oleh pihak kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Kedung 1.Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat gagal napas.
Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Benar, korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai setelah sebelumnya dilaporkan hilang. Dugaan sementara, korban meninggal akibat gagal napas,” jelasnya.
Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Warga berbondong-bondong menyampaikan belasungkawa, sekaligus diingatkan akan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area berisiko seperti sungai.
Dari : Berbagai Sumber