Demak– Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arh M.Ufiz S.I.P.M.I.Pol bersama dengan Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama memimpin apel gabungan TNI, Polri dan satpol PP dalam rangka percepatan penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Demak yang dilaksanakan di alun-alun Simpang Enam Demak. Apel gabungan juga di ikuti oleh pasukan BKO dari Yon Armed 3/105 Magelang sebanyak 60 personel. Kamis 10-06-2021.
Dalam sambutannya, Kapolres Demak menyampaikan apel gelar pasukan dalam rangka penanganan percepatan penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Demak yang saat ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan . Untuk itu kita perlu melakukan tindakan cepat tanggap darurat, managemen kontigensi penanganan covid-19 sehingga kasus covid baik itu lonjakan maupun penularan dan penyebarannya bisa kita hentikan tau minimalisir penyebarannya.
Kapolres menyampaikan, untuk pasukan BKO akan bertugas turun langsung kelapangan mulai tingkat Kecamatan sampai tingkat Desa bahkan sampai tingkat Rt untuk melakukan mobilisasi, pengawasan , sosialisasi dan edukasi bahkan penegakan hukum atau yustisi kepada masyarakat yang melanggar protokoler kesehatan yang ada di Kabupaten Demak. Sehingga diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat menghentikan penyebaran virus corona yang terjadi selama ini. Untuk pelaksaannya nanti akan di dampingi oleh Polri dalam hal ini Polres Demak, stkaholder terkait Pemerintah daerah, baik itu dari Camat, Kepala Desa, Dinkes, tenaga medis, sampai dengan bidan serta aparat terkait. Ungkap Kapolres.
Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arh M.Ufiz S.I.P.M.I.Pol mengucapkan selamat selamat datang kepada rekan- rekan anggota BKO dari Yon Armed 3/105 Magelang di Kabupaten Demak. Perlu rekan-rekan ketahui bahwadalam satu Minggu ini kasus peningkatan covid-19 di Kabupaten Demak sangat tinggi. Sudah ada 50 orang yang dimakamkan dengan protokoler covid-19. Hal ini tidak diikuti oleh kesadaran masyarakat tentang protokoer kesehatan antara lain tidak memakai masker, dan kegiatan berkerumun dan membuat klaster baru yaitu klaster hajan dan klaster Masjid. Kebanyakan masyarakat tidak percaya kalau di Kabupaten Demak terjadi penyebaran covid-19.
Kepada pasukan BKO, Dandim berharap agar bisa turun langsung kelapangan membantu satgas covid-19 yang selama ini sudah berjalan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjalankan protokoler kesehatan. Untuk mekanismenya nanti pasukan BKO akan kita bagi ke tiap-tiap Koramil kususnya yang berada di Zona merah.
Dandim juga menekankan kepada anggota BKO agar lebih disiplin dalam menjalakan protokoler kesehatan. Apabila ada anggota yang merasa kurang enak badan, demam, atau gejala terkonfirmsasi covid-19 segera laporan untuk dilakukan penangan lebih lanjut. Diharapkan dengan adanya bantuan pasukan BKO ini dapat membantu penanganan penyebaran covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Demak. Ungkap Dandim. Pendim 0716/Demak.