DEMAK, suaramerdeka.comย – Sebanyak 23.328 keluarga penerima manfaat (KPM) se-Kabupaten Demak, mulai Selasa (12/5) menerima bantuan sosial tunai program dari Kementerian Sosial. Sebagian pencairan dilakukan melalui Kantor Pos dan sebagian lainnya lewat perbankan.

Pada pencairan hari pertama, terlihat seratusan warga dari 7 desa antre untuk mengambil di kantor pos Cabang Demak.

Ketujuh desa tersebut adalah Desa Gebang, Gebangarum, Jali, Jatimulyo, Jatirogo, Karangrejo dan Kembangan. Untuk menghindari antrean panjang, proses pencairan telah ditentukan waktunya yang dikelompokkan berdasarkan desa masing-masing.

Kepala Dinas Sosial P2PA, Drs Eko Pringgolaksito MSi mengatakan, bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan kepada mereka yang terdampak covid-19 dan berpenghasilan rendah. Masing-masing KPM menerima uang tunai sebesar Rp 600.

Dari 23.328 warga yang terdata mendapat bansos tunai, 18.146 di antara dicairkan melalui PT Pos dan 5.182 melalui perbankkan.

Mereka berasal dari 249 desa dan kelurahan se- Kabupaten Demak. Pelayanan pencairan dilakukan di seluruh kantor pos kecamatan yang masing-masing penerima telah diberitahu jadwal pengambilannya.

“Karena sedang masa pandemi covid-19 maka ada protokol yang harus dipatuhi, seperti kewajiban memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan pemeriksaan suhu badan,” terang Eko Pringgolaksito.

Menurutnya, pembagian semua bantuan sosial untuk keluarga penerima manfaat (KPM) dicairkan lebih cepat guna membantu masyarakat, menyusul krisis ekonomi yang mereka hadapi.

Saat ini mereka sangat membutuhkan karena semua kegiatan ekonomi tidak bisa berjalan normal. Para penerima bantuan telah melalui verifikasi dan tervalidasi oleh pemerintah desa lewat musyawarah desa, sehingga dapat meminimalisasi terjadinya ketidaktepatan sasaran.

Selain warga yang sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), bantuan juga diberikan kepada mereka di luar itu atau non DTKS namun terdampak covid-19. Di antaranya bantuan berasal dari program jaring pengangan sosial (JPS) kabupaten dan provinsi yang akan didorong agar segera cair.

“Jadi menghadapi kesulitan ekonomi pada pandemi covid-19 ini, kami menargetkan minimal 200.000 keluarga di Kabupaten Demak yang terdampak covid-19 bisa tersenyum menghadapi Idul Fitri,” terangnya.

Kepala Kantor Pos Cabang Demak, Akhmad Sulkim menyampaikan, pelayanan pencairan bansos tunai berlangsung sesuai rencana dengan tetap memenuhi standar protokol covid-19. Pelayanan akan selesai sebelum 21 Mei mendatang.

Sumber Info:Suaramerdeka.com