Demak – Di desa Babalan kecamatan Wedung kabupaten Demak ada oraganisasi warga yang bernama Kelompok Masyarakat Khubul Waton Peduli Desa (KMKPD).Organisasi yang anggota nya masih muda ini didirikan sebagai wadah komunikasi untuk kepedulian akan kemajuan desa.Dengan banyaknya anggaran yang masuk di desa diharapkan kepedulian warga desa bagaimana desa semakin maju.Selain itu juga memberi tindakan yang nyata untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.
” Memang ada yang menganggap organisasi ini untuk mengawasi pemerintahan desa namun niat kami membuat organisasi ini agar warga desa mempunyai kepedulian terhadap desanya. Saat ini anggaran ke desa cukup banyak kalau tidak ada pengawasan ya kurang bermanfaat untuk warga desa “, kata Agus Mulyanto koordinator KMKPD desa Babalan Minggu (3/2)
Agus menambahkan awal bulan Pebruari ini anggotanya berinisiatif untuk melayani masyarakat dalam berziarah ke makam.Salah satunya adalah dengan membuat kursi kursi kecil (dingklik:Jawa) yang digunakan untuk duduk ketika berziarah ke makam.Selain itu juga membuat kotak tempat buku surat Yasin dan juga sekalian bukunya. Ini semua dilakukan agar warga yang berziarah nyaman dan bisa membaca surat Yasin.
” Untuk tahap awal ini kita membuat kursi sebanyakย 40 buah ,kotak untuk menyimpan surat Yasin satu buah dan juga 50 buku surat Yasin.Ini semua hasil iuran kelompok kami sebagai bentuk kepedulian sosial .Mudah mudahan berkah “,kata Agus Mulyanto yang dihubungi kabarseputarmuria via ponselnya.
Ia berharap Bhakti Sosial organisasinya tidak sebatas ini saja namun ada bentuk bentuk yang lainnya. Di desa Babalan masih banyak hal hal yang harus dibenahi berkaitan dengan lingkungan dan juga permasalahan permasalahan lainnya. KMKPD terbuka untuk siapa yang ingin bergabung dengan niat untuk ikut peduli membenahi desa agar menjadi desa yang lebih maju.
” Mohon doanya agar organisasi KMKPD ini terus berjalan dan peduli terhadap kemajuan desa. Sehingga jika ada hal hal yang sekiranya melanggar aturan kita tidak segan segan untuk menegur agar mereka kembali menjalankan aturan yang ada. Kita tidak mencari kesalahan namun membuat benar jika ada pelanggaran di desa “, Tambah Agus bersemangat agar desanya lebih baik,tranparan dan maju.