BALEKAMBANG, Santri Baru Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Desa Gemiring Lor Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara Jawa Tengah mulai masuk ke pondok pada Sabtu, 13 Juli 2019.
Tercatat kurang lebih 1050 Santri baru yang terdiri dari Madrasah Salafiyyah, Tahfidz al-Qur’an, MI, MTs, MA, SMK, Ma’had Aly Balekambang (S1) dan Politeknik Balekambang (D IV) masuk ke Pondok terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama hari ini Sabtu, 13 Juli 2019 untuk seluruh santri MI dan MTs, sedangkan untuk santri Salafiyyah, Tahfid al-Qur’an, MA dan SMK masuk pada gelombang kedua yakni Ahad, 14 Juli 2019.
Acara silaturrahim dan serah terima santri baru yang dilaksanakan di Masjid Kampus 1 dimulai dengan pembacaan tahlil, sambutan-sambutan, kemudian dilanjut dengan pemaparan tata tertib oleh pengurus pondok pesantren KH. Miftahudin.
Dalam sambutan ketua pengurus pondok pesantren KH. Mustamir Wildan menyampaikan, “dino iki sampean sedoyo nitipno lare-lare sampean ten pondok. Nitipno iku asale saka tembung titip.” (hari ini bapak/ibu menitipkan putra putrinya di pondok. Kata “nitipno” berasal dari kata dasar “titip”).
Bagi beliau, kata “titip” itu mengandung arti yang sangat luar biasa.
T (Tego), orang tua harus Tega, Mentholo, tidak sering dijenguk apabila ingin anaknya betah (krasan).
I (Ikhlas), orang tua harus ikhlas, didoakan dan menerima keadaan yang ada di pondok. “Ketika anak makannya hanya sayur dan tempe ya tidak usah ditangisi” ujar beliau.
T (Tawwakal), berserah diri pada Allah.
I (Ihtiyar), mondoke anak merupakan salah satu usaha atau keinginan orang dalam memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra putri kita. Ini merupakan usaha lahir (ongkos, berkomunikasi) dan bathin kita.
P (Percaya), Percaya kepada Allah, Pengasuh dan Pengelola.
Secara terpisah Pengasuh Pondok Pesantren Balekambang KH. M. Ali Syibromalisi menjelaskan bahwa seluruh santri baru sebelum memulai awal KBM di instansi masing-masing, mereka akan mendapatkan pembinaan khusus tentang materi ubudhiyah, tajwid, kedisiplinan, dll.
“Seluruh santri baru kita wajibkan untuk mengikuti pembinaan santri baru (PESABAR), karena kegiatan ini akan memberikan materi-materi dasar tentang agama, sosial, dan pengetahuan umum. PESABAR akan dilaksanakan selama 7 hari dimulai pada tanggal 15 – 20 Juli 2019” pungkasnya.
(BBQ25)