Demak – Salah satu desa di Demak yang masih melestarikan tradisi do’a bersama di makam leluhur adalah desa Mutih Kulon kecamatan Wedung kabupaten Demak . Setahun sekali desa ini menggelar Haul Syeh Maulana Abdurrahman yang makamnya berada ditengah area persawahan. Ribuan warga hadir dalam doa bersama dan juga slametan bersama keluarga Jum’at 24/7/2026.

“ Saya masih kecil tradisi bancaan atau slametan ini sudah ada . Dahulu modelna sendiri sendiri habis panen padi petani petani disini berdoa dan slametan bersama keluarganya. Ya di tempat ini blok sawahnya burwatu sehingga makam ini lazim disebut Makam Burwatu “, kata KH. Aminudin tokoh masyarakat desa Mutih Kulon yang juga ketua Tanfidiyah PCNU Demak.

Terkait Mbah Syeh Maulana Abdurrahman Burwatu menurut cerita orang dulu adalah ulama yang hidup di masa Kerajaan Kalinyamat . Hidup di desa Mutih Kulon untuk mengajarkan agama Islam. Tidak hanya warga desa Mutih kulon saja namun dakwah Syeh Abdurrahman Burwatu ini hingga ke desa sekitar seperti Tedunan,Kendalasem, Betahwalang dan juga Gempolsongo.

“ Tentang yang dimakamkan disini telah dimintakan informasi kepada kyai Juned di Yogyakarta  . Bahwa yang dimakamkan di sini adalah orang alim sehingga sampai sekarang makamnya di keramatkan dan juga dilestarikan”, tambah KH. Aminudin.

Kepala Desa Mutih Kulon Tahsilul Maal,SAg ditengah tengah warga desa yang menghadiri Haul mengatakan , Syeh Maulana Abdurrahman Burwatu adalah tokoh pemersatu warga dari dulu hingga kini. Semua warga menghormati dan yang melestarikan makamnya . Setahun sekali di gelar Haul yang didatangi ribuan orang . Semua warga mengharap berkah dari keramatnya Syeh Maulana.

Tahsilul Maal, S Ag Kepala Desa Mutih Kulon Demak

“ Pemerintah desa mendukung serta ikut serta melaksanakan tradisi Haul sebagai pelaksanaan pelestarian adat dan Budaya . Terima kasih kepada semua yang hadir khususnya warga desa MutihKulon dan Umumnya yang hadir disini. Semog akita selalu mendapat berkah dari Allah SWT atas kegiatan Haul ini “, kata Maal dihadapan ribuan warga yang memadati komplek makam.

Adapun rangkaian Haul Syeh Maulana Abdirrahman Burwatu ini selain Pengajian Umum yang di hadiri Habib Hamid bin Sholeh Baaqil , ada juga kegiatan sholawatan dan juga Selametan. Komplek makam yang jauh dari pemukiman hari itu ramai dan banyak pedagang pencari rejeki yang mremo di kegiatan Haul ini. (Pak Muin)