Demak – Ada yang istimewa dalam gelaran Karnaval HUT RI ke 80 desa Mutih Kulon kecamatan Wedung kabupataen Demak. Dalam sela sela perjalanan karnaval rombongan diam sebentar dan Kepala Desa beserta perangkatnya mengadakan ziarah kubur ke makam pejuang yaitu Letnan Azhari Kamis 21/8/2025.
Letnan Azhari ia gugur atau meninggal tahun 1948 ketika negara Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang dikenal sebagai Agresi Militer II . Azhari gugur dia area jalan raya antara desa Bungo menuju desa Mutih Kulon tau Kali lobang . Oleh warga selanjutnya Azhari dikuburkan di makam desa Mutih Kulon hingga kini.
Menurut pengakuan mbah Zarkasi yang di sitir dari web desa Mutih Kulon , saksi mata terbunuhnya Letnan Azhari, beliau adalah pahlawan pemberani yang telah memimpin pasukan santri Mutih.
Dulu, santri ikut berperan dalam perjuangan melawan Belanda yang ingin menjajah Indonesia. Santri hanya menggunakan pakaian seadanya dengan ciri khas sarungnya serta hanya bersenjata bambu runcing.
Meskipun tidak menjadi titik daerah jajahan Belanda namun, desa Mutih Kulon menjadi area lintasan tentara Belanda. Pertempuran antara pasukan Letnan Azhari dengan Belanda berjalan cukup sengit. Pertempuran tersebut berlokasi di daerah Lobang area Mutih-Bungo.
Beberapa dari pasukan Letnan Azhari selamat karena menceburkan diri di sungai kecil sepanjang jalan Lobang. Naasnya, Letnan Azhari tewas tertembak dan akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di daerah tersebut.
Letnan Azhari sempat akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Demak, namun mbah KH. Sanusi tidak mengijinkan sebab Letnan Azhari telah berjasa besar dengan desa Mutih Kulon. Jadi, dengan dimakamkannya Letnan Azhari di tanah Mutih Kulon, pengabdiannya dapat terus diingat oleh setiap generasi.
“Letnan Azhari itu sempat akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, tapi mbah KH. Sanusi tidak mengijinkannya. Beliau sempat berkata ‘Ojo, kui hakku’. Dulu setiap 17 Agustus, warga Mutih ya pergi kesana untuk berziarah.” Ungkap mbah Zarkasi dengan berlinang air mata.
Melihat kondisi atau cerita diatas Pemerintah Desa Mutih Kulon dibawah pimpinan Kepala Desa Tahsilul Maal,S Ag setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI mengadakan acara rutin Ziarah ke makam Letnan Azhari di makam umum Mutih Kulon Demak. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan pada pejuang yang berjasa di desanya.
“ Kita selalu rutin menagadakan zirah ke makam ini sebagai bentuk penghormatan . Selain itu makamnya juga kita jaga dan rawat dan lestarikan hingga kini. Selain itu juga kita ajak siapa saja berziarah ke makam ini dan juga kita ceritakan kisahnya. Selain itu namnya kita abadikan sebagai jalan di desa Mutih Kulon dan Mutih Wetan “, tutup Kades Mutih Kulon. (Pak Muin)