Demak – Petambak garam di Demak masih tetap semangat membuat atau memproduksi garam meski harga garam rendah . Di lahan harga garam Rp 70 -75 ribu kemudian di atas truk Rp 90-95 ribu. Padahal harga garam tahun lalu 2024 awal produksi masih berkisar diatas 100 ribu.

“ Namun pada tahun 2025 awal produksi harga garam tidak ada Rp 100 ribu , padahal stok garam di lahan hanya tinggal 10 persen . Jika musim kemarau panjang panen raya nanti harga garam turun lagi sekitar Rp 40 ribu atau lebih rendah lagi “, kata Hamzawi Anwar petambak garam Kedungmutih

Hamzawi menambahkan , selain menggarap lahan garam ia juga sebagai pedagang garam. Tahun 2024 kemarin petambak garam hanya mendapatkan sedikit keuntungan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Harga garam tahun 2024 paling tinggi sekitar Rp 100 ribu perkwintal.

“ Untuk harga garam tertinggi di sini ya tahun 2022 tahun 2023 harga garam tertinggi mencapai Rp 350 ribu perkwintalnya . Sehingga banyak petambak garam yang bisa umroh da mermbayar biaya haji. Bahkan ada yang bisa beli mobil dari usaha produksi garam “, tambah Hamzawi.

Meskipun harga garam rendah di tahun ini petambak garam masih semangat untuk membuat garam. Usai musim hujan para petambak mulai menggarap lahan.
Tahap pertama adalah pengurasan air di lahan. Selanjutnya pengeringan kemudian pemadatan lahan. Setelah semua siap baru tahap pemasangan geomembrane.
“ Kalau tidak ada hujan atau panas terus perkiraan panen perdana garam sekitar dua bulan atau akhir bulan Juni atau awal bulan Juli. Namun kemungkinan satu atau dua petambak agaram yang panen perdana di pertengahan awal bulan Juni 2024”, kata Hamzawi lagi.( Pak Muin)