Jepara – Salah satu hobi yang ditekuni dan menghasilkan adalah cinta atau suka tanaman . Salah satunya adalah menekuni tanaman bonsai dan tanaman langka yang pernah populer dan mahal harganya. Seperti halnya Widodo (57) warga RT 15 RW 03 desa Purwogondo kecamatan Kalinyamatan ini . Ia hobi akan tanaman langka dan bonsai ini sejak tahun 2000 hingga sekarang .

” Awalnya ya sedikit dulu lama lama halaman ini penuh dengan aneka tanaman .Ada yang bentuk bonsai seperti ini ada yang langka seperti sansivera , Antrium ,  gelombang cinta , ada tanaman buah dan juga tanaman obat . Ya yang namanya hobi apapun resikonya ya tetap jalan terus “, kata Widodo pada kabarseputarmuria yang dolan kerumahnya Sabtu 12/8/2023

Di halaman rumahnya yang luas ada aneka ukuran pot yang berisi aneka tanaman. Setiap hari tanaman itu dirawat dengan menyiramnya setiap hari. Selain itu di hari hari tertentu ada yang juga dipupuk untuk memberikan nutrisi tambahan .Selain itu juga menata baik daun ataupun batangnya agar dilihat lebih bagus .Kegiatan lain adalah mengganti media tanam setiap beberapa bulan agar tanaman tumbuh dengan baik.

” Contoh seperti bonsai ini ada perlakuan khusus setiap 3 bulan sekali media tanam harus diganti yang baru . Pot dibersihkan agar sirkulasi air lancar. Jika tidak lancar air menggenang di dalam pot akar terganggu dan tanaman bisa mati “, tambah Widodo

Pupuk juga demikian agar tanaman tumbuh baik harus memilih pupuk yang cocok. Untuk tanaman bonsai misalnya pupuk yang bagus justru dari kotoran hewan seperti kerbau ,sapi atau kambing. Ada juga pupuk dari tanaman seperti kompos dan ada juga pupuk dari bahan kimia. Semua itu harus dipelajari agar tanaman tumbuh dengan baik. Tanaman yang baik tumbuhnya akan jadi uang bila ada yang tertarik.

” Ya dulu hanya hobi namun kini juga bisa jadi pemasukan keluarga. Jika ada teman yang lihat dan senang ada juga yang beli koleksi saya ini. Untuk bonsai seperti waru ini dan sejenisnya seperti ini ya kita tawarkan Rp 3 jutaan .Kalau mau yang murah juga bisa monggo yang mau lihat lihat silakan yang mau dibawa pulang juga boleh “, kata Widodo lagi.

Widodo membuka pintu rumah selebar lebarnya untuk siapa saja yang ingin belajar bertanam khususnya bonsai. Selain itu juga bisa ngobrol dan ngopi bareng seputar dunia tanaman langka yang dulu pernah booming. Ia masih ingat cari uang waktu dulu sangat gampang karena 1 tanaman yang dulu populer dengan gelombang cinta laku hingga Rp 7 juta. Meski sebentar ia pernah merasakan manisnya bertanam gelombang cinta.

” Sampai sekarang saya masih punya sisa sisanya ya dulu itu seperti keajaiban orang pada mencari meski mahal harganya. Sekarang ya masih ada yang kencari tapi ya itu harganya biasa biasa saja ya hanya ratusan ribu saja .Masih mahal bonsainya terutama yang bagus modelnya dan termasuk langka “, tutup Widodo sambil memberikan no WAnya +62 812-2522-0212 dan ancer ancer rumahnya sebelah Utara Masjid Attaqwa Purwogondo Kalinyamatan Jepara ( Muin )