Grobogan  РSemburan air di tempat pembuatan sumur bor di belakang Alfamart desa Manggar Mas kecamatan Godong sampai pagi ini masih terlihat.Semburan air cukup tinggi dan kuat .Selain air ada juga material lumpur terbawa dan ada bau gasnya.Semalam dan sampai sekarang semburan tersebut menjadi tontonan warga sekitar.

” Ya karena letaknya yang jauh dari pemukiman warga semburan air belum membahayakan.Air semburan dialirkan ke sawah di belakang Alfa mart .Justru ini menjadi tontonan warga yang mengundang keramaian “,kata Djarmoyo warga desa Manggar Mas yang dihubungi kabarseputarmuria Minggu pagi (13/9)

Djarmoyo mengatakan awal semburan air bercampur matreal lumpur dan gas berawal dari pembuatan sumur bor.Sumur bor itu untuk kebutuhan toko waralaba dan pengerjaannya sudah dua hari yang lalu.Kemarin sekitar pukul enam sore semua pekerja pulang dan tinggal beberapa orang yang berjaga di lokasi.

” Nah entah sebab apa tiba tiba pipa yang sudah tertancap di tanah itu mengeluarkan semburan air yang cukup keras.Tinggi semburan mencapai 20 meteran .Sayapun melihat dari dekat memang semburan cukup keras ada bau gas dikit dikit “,kata Djarmoyo yang rumahnya sekitar 60 meter dari lokasi.

Pusat semburan itu menurut Djarmoyo letaknya hanya 200 meter dari obyek Wisata Abadi Mrapen yang juga mengeluarkan gas.Padahal sudah ada aturan bahwa diarea sekitar obyek wisata tersebut tidak boleh membuat sumur yang kedalamannya melebihi ketentuan.Kemungkinan para pekerja atau si pemberi kerja tidak tahu aturan tersebut diatas.Sehingga mereka tetap mengerjakan dan akhirnya terhajadi semburan air lumpur dan gas uang berpotensi membahayakan warga.

” Kalau saya ini buat sumur biasa yang kedalamannya kurang dari 20 meter,kalau tidak salah aturannya lebih 30 meter atau sudah sampai batu selebihnya kemungkinan ada matreal gas terbawa “,tambahnya.

Sampai berita ini ditulis semburan masih terjadi .Seperti video yang dikirim Alif warga desa Kebon Agung yang melihat dari dekat kondisi sembuan air di desa Manggar Mas.Bagi warga yang ingin melihat bisa datang ke lokasi dengan mentaati aturan protokol kesehatan covid 19.(Muin)