Jepara – Salah satu desa pesisir di Jepara yang mengadakan gelaran Pilihan Petinggi adalah desa Surodadi kecamatan Kedung . Desa ini merupakan salah satu desa dari 24 desa yang menggelar pilihan petinggi hari Selasa 3 November 2026.

Di desa ini ada 4 calon yang beradu program dan meraih simpati warga yaitu Alamul Yaqin, Saifullah, Halimi dan Zainul Iksan yang merupakan petahana. Keempat calon setelah diadakan perlombaan suara hasilnya sebagai Alamul Yaqin mendapatkan 16 Suara , Saifullah 35, Halimi 1.559 dan Zainul Iksan mendapatkan 882. Sehingga Halimi mengalahkan Zainul Iksan dengan selisih suara lebih 700.

“ Alhamdulillah kakak saya hari ini terpilih menjadi Petinggi desa Surodadi kecamatan Kedung kabupaten Jepara yang baru. Terima kasih kepada semua warga desa Surodadi yang telah memilih kakak saya . Mari kita bangun desa Surodadi dengan lebih baik”, kata Budi adik H. Halimi dalam Berbagai usai transmisi suara dan pengantaran Halimi kembali ke rumah.

Selain itu Budi mengharapkan semua warga terutama tokoh masyarakat dan alim ulama ikut serta mengwal dan memberi masukan kepada kakaknya Halimi setelah nanti dilantik menjadi Kepala Desa Surodadi . Dengan masukan dari para tokoh ulama, tokoh masyarakat dan warga untuk menentukan arah pembangunan desa Surodadi ke depan.

“Mari kita kembalikan desa Surodadi yang agamis dengan kultur santrinya sehingga desa surodadi kembali dikenal sebagai desa yang kental dengan nuansa keagaan islam dalam setiap keseharian warganya”, Budi di hadapan ratusan warga yang mengaraknya dari TPS hingga ke rumahnya.

Terkait desa Surodadi desa Peisisir dengan perekonimian mengandalkan laut dan juga tambak garam .Ia berharap potensi potensi yang ada dikembangkan secara maksimal agar usaha warga berkembang . Dengan berkembangnya usahanya akan meningkatkan perekomian warga desa disini. Misalnya pengembangan usaha garam rakyat juga usaha nelayan menangkap ikan di laut.

Agus pendukung setia H.Halimi juga berharap dengan terpilihnya Kepala Desa Baru di desa Sorodadi kondisi desa lebih maju. Selain itu ekonomi warganya yang hidup sebagai nelayan dan petambak juga berkembang lebih baik. Kondisi desa aman nyaman bersatu dan tenteram. (Pak Muin)