Demak – Melihat kondisi desa yang terjadi musibah beruntur akhir akhir ini . Warga desa Babalan kecamatan Wedung menggelar kegiatan Istighosah , slametan dan Siker atau Nyimer dess. Ratusan warga berkumpul di Masjid dea setempat selanjutnyua berjalan berdo’a mengitari desa Jum’at 6/11/2025
Hal itu dilakukan setelah beberapa hari sebulmnhya ada kejadian musibah yang beruntun. Berawal dengan meninggalnya satu warga karena terseret arus ketika mandi di sungai. Selanjutnya ada kejadian kecelakaan maut yang mereggut 3 jiwa warga desa Babalan. Kejadian terakhir yaitu meningalnya seoarang pencari kerang di pesisir desa.
“ Nah melihat kondisi itu tokoh masyarakat sepakat seluiruh warga mengadakan do’a bersama dan juga slametan. Tujuan slametan itu adalah memohon kepada Allah SWT agar aseluruh warga selamat dari berbagai musibah. Selain itu juga lancar dalam bekerja “, kata Ali Rido warga desa Babalan pada kabarseputarmuria Jum’at 7/11/2025.
Ali Ridho mengatakan selain mengadakan acara bersama .Beberapa warga desa juga menggelar slametan di tempat tempat tertentu misalnya dipingir jalan raya , pinggir jembatan atau tempat lain. Dengan acara do’a bersama dan slametan atau sedekahan dengan makan bersama usai berdoa.
“ Ada RT yang buat slametan sendiri sebelumnya , mereka iuran kemudian menggelar acara do’a bersama satu kawasan RT . Itu semua juga ditujukan untuk keselamatan dan keamanan desa Babalan “, tambah Ali Ridlo.
Terkait kecelakaan maut yang menimpa warga desa Babalan Ali Ridlo mengatakan , warga desa Babalan yang meninggal semua 3 orang . Yang dua orang baru saja datang dari merantau ke Jakarta dan baru dijemput temannya di Pecangaan, Namun entah mengapa mau masuk desa Babalan terjadi tabrakan dengan sepeda motor lain.
Kejadian itu menurut Ali Ridlo sekitar jam 03.00 sehingga kondisi jalan masih sepi. Masing masing kendaraan di duga kecepatannya cukup tinggi . Sepeda motor yang pertama berisikan 3 orang dari arah Utara. Sedangkan sepeda motor lain dinaiki dua orang pasangan suami iatri dari Selatan.
“ Malah salah satu yang meninggal itu keponakan saya . Pulangnya karena kakaknya akan jadi pengantin. Malah belum sampai rumah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tiga orang meninggal . Satu itu keponakan saya yang dua temannya “, tutup Ali Ridlo (Pak Muin)
