Jepara – Seribu macam pekerjaan bis akita pilih untuk menghidupi keluarga. Ada yang hanya di rumah saja banyak pula yang harus ke luar kota bahkan ke luar negeri, Semua itu untuk menghidupi kelangsungan keluarga dengan berkecukupan.
Itulah yang dijalani Bang Yono warga desa Sowan Kidul kecamatan Kedung kabupataen Jepar aini. Selama lebih 20 tahun ia menekuni pekerjaan sebagai peternak kambing. Dari usahanya ini ia bisa menghidupi keluarga dengan layak . Seperti tetangga kanan kiri rumahnya.
Dengan kandang sederhana tak jauh dari rumahnya ia beternak kambing . Setiap hari ia mencari rumput dan hijauan di seputaran sawah di desanya. Pekerjaan memberi pakan itulah yang setiap hari ia jalani sambil mengawasi kambing yang dilepas .
“ Kalau kambing jenis Jawa randu ini tak kuat hawa panas sehingga harus dikandangkan . Dikeluarkan beberapa saat saja . Tetapi kalai yang jenis gibas yang bulunya tebal kita lepas cari pakan sendiri . Masuk kandangpun nanti masuk sendiri “, kata Yono mengawali perbincangan dengan kabarseputarmuria Sabtu 20/9/2025.
Usaha ternak kambing yang dijalani Yono berawal dari 2 ekor kambing lebih 20 tahun yang lalu. Ia tidak tahu kenapa memilih usaha ternak kambing ini. Namun dari 2 kambing terus berkembang hingga puluhan kambing saat ini.
“ Berawal dari coba coba seperti yang lain lama lama cocok sendiri. Yang penting pakan tersedia kambing mau makan pasti kambing akan jadi besar. Jadi setelah dua tambah tambah sendiri hingga puluhan kambing saat ini “, tambah Yanto.
Meski usahanya cukup lama namun karena keterbatasan modal dan juga factor ekonomis. Kandang kambingnya dibuat sederhana . Ia memanfaatkan kayu dan bambu sederhana untuk membuat kandang. Yang terpenting kambing sehat dan mau makan dan beranak banyak.
“ Kalau ada modal banyak sih maunya bikin kandang yang bagus . Tetapi ya kembali ke modal kandang begini saja sudah menghasilkan ngapain buat kandang bagus. Toh yang terpenting perawatan kambingnya “, kata Yanto lagi.
Saat ini semua kambing yang ada di kandangnya campur ada sekitar 40 an ada yang dewasa muda dan anak anak. Kambing kambing itulah yang setiap hari menghidupi keluarganya . Sehingga ia tak punya pekerjaan lain selain merawat kambing dan jual beli kambing.
“ Alhamdulillah dari usaha ternak kambingh dan jual kambing ini bisa hidupi keluarga. Istri kerja mindring keliling modalnya juga dari usaha kambing ini .Semua modal sendiri belum pernah dapat bantuan dari pemerintah “, aku Yono
Selama 20 tahun menekuni usaha ternak kambing ini semua dilakukan secara mandiri. Mulai dari perawatan kambing permodalan dan juga kesulitan apa ia jalani sendirian. Apalagi bantuan modal atau pembinaan dari desa atau pemerintah . Semua ia jalankan seadanya sampai sekarang.
Menurutnya usaha ternak kambing masih prospektif untuk dijalankan warga desa. Ia telah membuktikan selama puluhan tahun ia hanya mengandalkan usaha ternak kambing. Apalagi jika ada binaan dan bantuan dari pemerintah usaha ternak kambingnya akan berkembang dengan cepat.
“ Ya kalau setahun dihitung ada seratusan kambing yang saya jual . Selain hasil ternak sendiri juga ada yang beli kemudian dijual. Untuk harganya ya tergantung mulai 1 jutaan hingga 3 jutaan kadang lebih tergantung besar kecilnya kambing “, kata Yono menutup dua. (Pak Muin)