Jepara – Kondisi jembatan sungai Rodo di desa Kedungmalang kecamatan Kedung dibongkar total untuk dibangun kembali. Jembatan yang berada di jalur alternatif Jepara ke Semarang atau sebaliknya kini tak bisa dilewati kendaraan jenis Truk besar bermuatan.

Kendaraan roda empat jenis kecil seperti Avansa , Ertiga , Panther dan sejenisnya masi bisa lewat karena dibangun jembatan darurat di sebelah Baratnya. Sedangkan untuk kendaraan roda dua masih bisa seperti biasanya, Namun karena jembatan darurat sempit haruis ada yang mengatur jalan.

“ Jembatan darurat hanya muat satu mobil saja sehingga jika ada dua mobil dari dua arah yang berbeda maka salah satu harus berhenti memberikan kesempatan satunya. Bagitu juga untuk sepeda motor harus berhenti “, kata Zarofi warga desa Kedungmalang yang rumahnya sebelah jembatan yang di bangun.

Zaropi mengatan Jembatan yang membebentang sungai rodo ini kondisinya sudah menghawatirkan dan rawan roboh. Sehingga pada tahun 2025 pemprov Jawa Tengah mengelontorkan dana 2,26 M untuk membangun kembali jembatan ini. Selain lebih kuat juga lebih lebar dari sebelumnya.

“ Lalu lintas disini semakin ramai utamanya banyak kendaraan besar semacam Truk Fuso dan tronton yang cukup berat muatannya. Jika jembatan ini tidak diperbaiki bisa bisa roboh. Sebelum roboh jembatan ini sudah diperbaiki alhamdulillah terima kasih pada pemerintah“ kata Zarofi.

Jalan Alternatif

Bagi pengendara kendaraan bermuatan sejenis truk dari Semarang ke Jepara yang biasanya lewat Kedung malang bisa mengubah routenya. Dari Semarang sampai Demak bisa langsung lewat Welahan terus Gotri . Daru Gotri langsung ke Pecangaan dan sampai kota Jepara .

Sedangkan bagi pengendara yang tinggal di Jepara utamanya di area seputaran Kedungmalang Utara, Jika anda ingin membawa muatan ke Semarang bisa ambil jalan lewat kota Jepara . Atau bisa lewat desa Semat – Petekeyan – Bugel – Pecangaan – Gotri – Welahan – Demak dan Semarang. ( Pak Muin )