Jepara – Warga Desa Semat, Kecamatan Tahunan, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tak bernyawa di sungai wilayah desa setempat, Rabu (18/6) siang.

AKP Ginyono Kapolsek Tahunan mengatakan, pria berinisial KM diketahui berasal dari Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan. ”  Korban ditemukan dalam posisi terapung dengan mulut mengeluarkan busa, diduga kuat tewas akibat kecelakaan saat menjaring ikan “, kata AKP Ginyono.

Saat kejadian, korban tengah menjaring ikan (branjang-red) bersama rekannya di lokasi danau yang biasa digunakan untuk menangkap ikan secara tradisional.

Namun, nahas, alat branjangnya rapuh dan roboh lalu korban terjatuh dan diduga meninggal.

“Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Sementara penyebab kematian murni kecelakaan saat branjang. Badan korban juga berbusa di mulut, kemungkinan besar tenggelam karena alat branjangnya gapuk (roboh atau rusak-red),” ujar Ginyono.

Korban ditemukan dalam posisi terapung dengan mulut mengeluarkan busa, diduga kuat tewas akibat kecelakaan saat menjaring ikan

AKP Ginyono Kapolsek Tahunan mengatakan, pria berinisial KM diketahui berasal dari Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan.

Saat kejadian, korban tengah menjaring ikan (branjang-red) bersama rekannya di lokasi danau yang biasa digunakan untuk menangkap ikan secara tradisional.

Namun, nahas, alat branjangnya rapuh dan roboh lalu korban terjatuh dan diduga meninggal.

“Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Sementara penyebab kematian murni kecelakaan saat branjang. Badan korban juga berbusa di mulut, kemungkinan besar tenggelam karena alat branjangnya gapuk (roboh atau rusak-red),” ujar Ginyono.

Seorang saksi yang juga teman korban, bernama Amin, dilaporkan sempat panik melihat kejadian tersebut.

Meski sempat merekam dan membagikan video kondisi korban ke grup WhatsApp RT setempat, ia tidak mampu memberikan pertolongan langsung karena ketakutan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang memberikan bantuan. Beberapa orang segera menghubungi pihak berwenang.

Sekitar pukul 12.15 WIB, jenazah korban berhasil dievakuasi oleh warga secara bersama Babinkamtibmas dan petugas kepolisian, PMI, dan unsur Relawan yang terlibat.

Proses evakuasi dibantu mobil warga dan langsung diarahkan ke Puskesmas Tahunan.