Jepara – Keberadaan pasar ikan pagi desa Karangaji kecamatan Kedung dikeluhkan para pengendara jalan. Selain menimbulkan bau tak sedap juga biang terjadinya kemacetan jalan. Puncak kemacetan terjadi Ketika karyawan pabrik mulai berangkat  kerja.

“ Kalau jam 2 sampai jam 4 pagi kemacetan belum terjadi masih lancer lancar saja . Nanti ketika karyawan pabrik berangkat kerja jalan ini langsung macet panjang . Apalagi jika ada kendaraan roda empat lewat kemacetan bertambah parah “, kata Doyok warga desa Kedungmalang pada kabarseputarmuria Selasa 17/6/2025.

Tidak hanya kemacetan jalan yang dikeluhkan semua pengguna jalan . Namun bau tak sedap juga menjadi keluhan setiap lewat pasar ini. Bau tak sedap berasal dari pembuangan air limbah untuk mencuci ikan.

“ Pedagang ikan seenaknya membuang air dari pencucian ikan ke jalan raya . Sehingga membuat bau tak sedap kalau terpercercik ke kendaraan akan membuat bau. Bahkan kadang juga kena pakaian “, tambah Doyok.

Melihat kondisi ini Doyok berharap ada penanganan dan Pemerintah Desa Karangaji . Bagaimana agar pasar ikan pagi tidak macet di jam jam sibuk warga berangkat ke pabrik dan sekolah. Selain itu juga bagaimana mereka tidak membuang air limbah yang menyebabkan bau tidak sedap.

“ Kalau memang sudah ada tempat khusus ikan ya secepatnya di relokasi untuk pasar ikannya. Kalau tidak di tempati bangunan itu akan mangkrak tidak adanya gunanya. Mahal mahal dibiayai namun sampai sekarang belum digunakan “, kata Doyok lagi.

Kalau memang tidak dipindah ya ditata bagimana pasar ikan tidak macet dan bau . Misalnya mengatur penjual ikan tidak berjualan dibadan jalan. Mengatur parker sepeda motor yang rapi. Serta memberi aturan pada pedagang agar tak membuang air seenaknya di jalan.

“ Terus terang para pengguna risih dan resah adanya pasar ikan Karangaji ini. Mau lapor ke siapa mudah mudahan keluhan ini di tanggapi dan ada penataan kembali pasar ikan karangaji”, harap Doyok. (Pak muin)