Jepara – Rabu (21/10/2026), Pengurus FKKS ( Forum Komunikasi Komite Sekolah SMP ) Jepara mengadakan audiensi ke kantor Disdikpora Kabupaten Jepara. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum Ngadimin, didampingi Wakil Ketua Budi Laksana, Sekretaris Umum Hadi Priyanto, serta Koordinator Wilayah Selatan Fatkul Muin.
Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Dinas Disdikpora Jepara, Agus Sulistyono, bersama Kepala Bidang (Kabid) SMP, Hening Indrati, S.STP., MH, serta perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP yang diwakili oleh Agung Tri Hariyanto.
Dalam audiensi di Disdikpora ini, Ketua Umum FKKS Jepara Ngadimin memaparkan maksud dan tujuan dibentuknya forum yang mewadahi komite dari berbagai SMP, baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Jepara. Forum ini dibentuk pasca musyawarah besar pada bulan September lalu guna menyatukan visi dalam mendukung program sekolah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada prestasi siswa.
“Kami berharap dengan adanya FKKS ini Komite Sekolah Sekabupaten Jepara bisa bersatu padu satu visi dan misi membantu penyelenggaraan pendidikan di Jepara terutama peningkatan mutu pendidikan .Selain itu juga menyamakan tujuan terkait pembiayaan pendidikan yang harus dipenuhi untuk peningkatan mutu pendidikan tersebut diatas”, kata Ngadimin,
Selama pembiayaan pendidikan di Jepara khususnya tingkat SMP mengandalan BOSP ( Biaya Operasional Satuan Pendidikan ) dari pemerintah pusat. Kekurangannya sesuai Permendikbud no 75 tahun 2016 komite sekolah bisa menggalang dana sumbangan dari orang tua /wali siswa untuk menutup kekurangan . Namun pada prakteknya banyak kendala yang menghadangyang dialami oleh sekolah sekolah.
:” Sebagai Pengurus FKKS ini kami berharap ada SOP atau juklak dari pelaksanaan penggalangan donasi dari Orang Tua sebagai acuan komite komite dalam melaksanakan kegiatan penggalangan dana donasi dari orang tua tanpa kendala .Sehingga mereka melaksanakan kegiatan itu dengan lancar”, harap Ngadimin.
Selanjutnya Sekretaris Disdikpora Jepara, Agus Sulistyono, menyambut baik keberadaan FKKS. Ia berharap sinergi antara komite sekolah, pihak sekolah (MKKS), dan dinas teknis dapat berjalan harmonis sehingga berbagai tantangan dunia pendidikan di Kabupaten Jepara dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Memang kami menerima banyak masukan tentang adanya penggalangan sumbangan dari orang tua. Kami terus mempelajari hal tersebut. Namun kami berharap agar Dana BOSP dimanfaatkan sebaik-baiknya karena pemerintah telah memberikan dana tersebut ke setiap sekolah. Dana yang ada dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jika masih kurang tentunya komite sekolah bisa menggalang dan sumbangan dari orang tua.
Dana BOSP imanfaatkan sesuai dengan kebutuhan seperti contoh belanja buku misalnya dikurangi jadi 10 persen maksimal dan sisanya untuk kebutuhan lain yang lebih penting . Sehingga jika smua sudah diefisienkan masih kurang . Memang benar langkah terakhir pembiayaan itu bisa membantu orang tua sesuai dengan Permendikbud No 75 tahun 2016.
Sedangkan Kabid SMP Hening memaparkan, Komite Sekolah mengutarakan hal yang sangat penting dalam penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) . Selain itu memberikan pertimbangan dalam penyusuan program sekolah. Komite juga ikut mengawasi agar penggunaan dana dan pelaksanaan kegiatan disekolah sesuai dengan RKAS yang disepakati.
“Dalam hal pengelolaan pendidikan di sekolah Komite Sekolah sangat strategis dan harus Ada .Oleh karena itu kami berharap semua sekolah di Jepara bisa memberdayaka Pengurus komite dalam rangka pelaksanaan pendidikan di sekolah masing-masing yang tertuang dalam RKAS”, kata Hening.
Ditempat yang sama Ketua MKKS Jepara Agung Tri Hariyanto menyambut baik berdirinya FKKS Jepara . Ia berharap semua pengurus Komite di sekolah di Jeparab dapat diberdayakan sesuai dengan tupoksinya yaitu ikut serta dalam pelaksanaan peningkatan mutu pendidikan di Jepara. Utamanya sektor pembiayaan di masing-masing sekolah yang masih memerlukan sumbangan orang tua.
“Kami sebagai Ketua MKKS berharap sekolah utama SMP di Jepara bisa berkembang dalam segi kualitas dan kuantitas. Selain prestasinya meningkat juga jumlah siswanya terus meningkat pula bisa bersaing sehat dengan sekolah lain yaitu Madrasah”, tambahnya
(Pak Muin)