DEMAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke-86 UIN Walisongo Semarang menggelar pelatihan pembuatan ecoprint bagi siswa kelas V SDN 1 Geneng, SDN 2 Geneng, dan SDN 3 Geneng. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Mei 2026 di SDN 1 dan SDN 2 Geneng, serta pada 30 Mei 2026 di SDN 3 Geneng.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan mengenalkan seni ecoprint kepada siswa sejak dini, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan bahan-bahan alami di lingkungan sekitar menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.

Kegiatan diawali dengan perkenalan antara mahasiswa KKN UIN Walisongo dengan para siswa agar menciptakan suasana akrab dan penuh antusiasme di dalam kelas.

Selanjutnya, mahasiswa memberikan pemaparan singkat mengenai konsep ecoprint. Pemaparan ini memperkenalkan pada siswa mengenai teknik sederhana dalam mencetak motif alami dari daun ke media kain, yang memadukan unsur seni, alam, dan kreativitas dalam satu proses yang menarik.

Usai pemaparan materi, mahasiswa KKN membagikan totebag yang telah dipersiapkan sebagai media praktik pembuatan ecoprint. Di dalamnya, telah disiapkan pula lapisan plastik sebagai pelindung agar warna dari daun tidak merembes ke bagian belakang kain.

Sementara itu, para siswa turut membawa berbagai bahan alami seperti daun, bunga, hingga batu dari rumah masing-masing sesuai arahan sebelumnya, yang kemudian menjadi elemen utama dalam proses penciptaan karya mereka.

Pada sesi praktik, mahasiswa KKN menjelaskan langkah-langkah pembuatan ecoprint secara langsung. Siswa diajak menyusun daun di atas totebag sesuai pola yang diinginkan, kemudian menutupnya dengan plastik sebelum memukul daun menggunakan batu hingga warna dan bentuknya tercetak pada kain.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak bersemangat memilih daun, menyusun berbagai pola, serta mencoba menghasilkan motif yang unik pada totebag masing-masing.

Beberapa siswa bahkan saling membandingkan hasil karya mereka dan mencoba mengombinasikan berbagai jenis daun untuk mendapatkan bentuk cetakan yang berbeda.
Mahasiswa KKN turut mendampingi siswa selama proses pembuatan ecoprint.

Pendampingan tersebut dilakukan agar setiap siswa dapat mengikuti tahapan kegiatan dengan baik sekaligus memahami proses pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai media berkarya.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam bidang seni, tetapi juga belajar bahwa daun-daun yang sering dijumpai di sekitar mereka dapat diolah menjadi karya yang menarik.

Hasil ecoprint yang berhasil dibuat kemudian dibawa pulang oleh siswa sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas yang telah mereka tunjukkan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang bersama para siswa melaksanakan sesi dokumentasi bersama yang menjadi simbol kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama kegiatan berlangsung dengan siswa-siswi SDN Geneng dalam meningkatkan kreativitas dan kepedulian lingkungan kepada siswa.