Jepara – Kisah mencekam pemberontakan yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) seakan tak ada habisnya. Di Desa Kedungmalang , Kecamatan Kedung, Jepara . Ada sebuah makam umum yang menjadi kuburan massal para anggota PKI tahun 1965.
Kuburan massal bagi anggota PKI itu ada di sebelah Barat pemakaman umum desa KedungmalanG. Tidak ada tanda apapun di makam massal tersebut
. Hanya menyisakan gerumbul tanaman kangkung sabrang dan tanah yang longsor karena abrasi.
Lokasi itu kini hanya berupa gerumbul tanaman perdu jenis kangkung sabrang dan rerumputan . Namun warga sekitar lokasi mengenalnya sebagai lokasi penguburan massal para aktivis PKI yang yang diekskusi mati pasca-kegagalan aksi G30S.
” Di sebelah Barat makam umum desa Kedungmalang itu dulu tempat makam massal anggota PKI yang memberontak pemerintah Indonesia,Untuk jumlahnya kurang tahu karena warga tahunya itu orang orang PKI yang berontak pemerintah” ujar Hazawi (77) warga desa Kedungmang Kamis (45/9/2025)
Hazawi yang mantan Carik desa Kedungmalang membenarkan jika desanya dijadikan tempat penguburan para warga yang diduga pembrontak PKI pada waktu itu. Pelaksanaan eksekusi sekitar jam 7-8 malam untuk waktunya ia lupa tanggal berapa .Ketika itu banyak mobil tentara di desa Kedungmalang
“ Kalau tahunnya ya sekitar tahun 1965 ketika itu saya belum kerja perangkat dan masih mudah, Saya mendengar suara tembakan beberapa kali ketika mengambil ikan di tambak . Tambak saya ada di seberang sungai Serang atau SWD 2 “, tambah Hazawi.
Bahkan ketika itu Hazawi ingat juga ikut dalam gerakan mendukung pemerintah terkait melawan pembrontak pembrontak. Dengan mengadakan operasi bersama warga lain ke desa desa sekitar Kedungmalang.
Meskipun peristiwa itu sudah lama namun Hazawi masih ingat bagaimana kondisi negara pada waktu itu . Kampung kampung dibersihkan oleh aparat dibantu oleh warga terutama orang orang NU . Agar Gerakan PKI ini berhenti dalam perlawanan terhadap negara ( Pak Muin )
