Demak – Ketersediaan ikan hasil laut betul betul melimpah di Pasar Pagi Angin Agin Desa Buko, Kecamatan Wedung. Berbagai macam jenis ikan hasil tangkapan nelayan setempat memenuhi lapak lapak pedagang ikan di pasar yang terletak di tepi Sungai Kumpulan .
Selain ikan perolehan nelayan pedagang ikan juga membawa dagangan dari pasar kobong Semarang . Seperti aneka ikan air tawar seperti Gurame , nila , bawal , dan lele. SEdangkan hasil tangkapan nelayan berupa ikan cumi , udang , kakap ,Manyung .
Para pedagang ikan dari berbagai daerah pun tiap pagi berdatangan untuk kulakan ikan segar kaya protein tersebut.Selanjutnya ikan ikan dari pasar ini dijual kembali ke pasar pasar area Demak , Kudus dan Jepara.
Pasar ikan pagi Angin Angin desa Buko ini mulai berdenyut sekitar jam 2 pagi Ketika itu pedagang masuk kepasar membawa dagangan dengan mobil kecil dan juga jenis truk.Mereka menurunkan box box plastic berisi ikan aneka jenis.
Selain itu juga berdatangan pedagang ikan dan nelayan local membawa ikan perolehan hasil melaut . Biasanya mereka naik sepeda motor dengan keranjang keranjang plastic dikanan kirinya penuh dengan dagangan ikan.
Aneka ikan yang di bawa selanjutnya di tata di tempat berupa ember dan juga rantang rantang besar. Setiap ember dan rantang berisi ikan sesuai jenisnya masing masing. Selanjutnya para pembeli memilih ikan sesuai dengan selera dagangannya masing masing.
“ Disini jenis ikannya komplit ada ikan laut dan ada ikan tawar . Sekali belanja ikan disini langsung bisa jualan ke pasar lain. Jadi tak usah cari dagangan ke tempat lain di pasar ini semua ikan ada “ kata Rodiah
Sutrisno, karyawan Koperasi Teguh Jaya Mandiri menuturkan, sebagai mitra pedagang ikan di pasar Angin Angin, pelayanan pedagang ikan pada konsumen terus ditingkatkan. “Pasar pagi ini menjadi pusat jual beli ikan segar. Biasa untuk tempat kulakan bakul. Tiap pagi ramai sekali,”katanya Rakipah menjual ikan manyung, kakap, belanak, udang, cumi cumi, ikan layang, bandeng kepiting, kerang dan lainnya.
Senada disampaikan Rakipah, pedagang ikan laut di Pasar Angin Angin. Ia mendapatkan ikan dari para nelayan. “Kita beli ikan nelayan ini untuk dijual di pasar pagi ini,”katanya. Antara lain,
Rakipah menambahkan Pasar pagi ini ramainya habis subuh hingga pukul 06.00. Perahu nelayan sebelum itu sudah merapat di dermaga yang kemudian memasok ikan segar ke pasar pagi. Pedagang langsung berebut membeli.
Suasana pagi pun penuh semangat dengan banyaknya ikan yang diturunkan dari perahu dan kapal nelayan di Pasar Angin Angin tersebut.Pedagang tinggal memilih ikan yang mereka inginkan. Bisa untuk dikonsumsi sendiri ataupun kembali dijual ke pasar pasar kecil di desa desa sekitar.
Haji Muntasir salah satu pedagang ikan di pasar Buko mengatakan , setiap hari ia memasok ikan ke pasar ini satu mobil truk . Ia mengajak anak dan menantunya berjualan ikan disini. Ikan ikan ia dapatkan dari para petambak ikan dan juga kulakan di pasar kobong Semarang.
Ia masuk pasar sekitar jam 3 pagi selanjutnya ikan ikan itupun di dasarkan di ember ember besar. Ia sudah mempunyai banyak pembeli pelanggan yaitu para pedagang ikan di pasar pasar pasar tradisonal di desa .
“ Ya kalau jualan ikan saya sih sudah ada 25 tahun berawal dari pasar Demak , lalu pasar Kobong dan selanjutnya disini dari awal pembukaan pasar ikan padi di angin angin buko ini “, kata H. Muntasir yang warga Kaligawe kecamatan Bonang. ( Pak Muin )