Pati – Memeriahkan acara Sedekah Bumi, Desa Ngurensiti Kecamatan wedarijaksa menampilkan kesenian tradisional ketoprak , wayang kulit, pentas seni, senam dan lomba mancing.

Kepala Desa Ngurensiti Indra Prasta Radika menerangkan, acara Sedekah Bumi di desanya biasa diperingati pada Sasi Apit (penanggalan Jawa) jatuh di hari Minggu Kliwon sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur desa setempat.

“Acara sedekah bumi dimulai dengan tahtimul quran dan bancaan di Punden
Ki Ageng Singopadu. Kemudian pertunjukan seperti wayang kulit, pentas seni anak-anak dan tembang kenangan.
Untuk tahun ini doa bersama di laksanakan di tiga RW Minggu pagi jam 06.15 , dilanjutkan senam ibu-ibu, malamnya hiburan ketoprak”,terang Indra (18/05/25).

Desa Ngurensiti kecamatan wedarijaksa yang terbagi dalam 22 Rt dan 3 Rw, masyarakatnya sebagian besar mata pencahariannya adalah petani padi, bawang merah dan sayuran.
Even sakral rutin setiap tahun ini anggarannya bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD).
Perayaan sedekah bumi sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT, semoga kedepan akan semakin menambah kemakmuran desa Ngurensiti.

“Ini acara yang sakral, sebagai bentuk rasa syukur dan nguri-uri budaya Jawa. Semoga warga Ngurensiti semakin makmur, lancar rejeki dan dimudahkan segala urusannya”, harap Indra Prasta Radika
(Agus)