Batang – Di setiap kota kabupataen dipastikan ada alon alon yaitu tanah lapang yang berdekatan dengan Pusat Pemerintahan dan juga tempat peribadatan. Begityu juga kota Batang salah satu ibu Kota pantura Jawa Tengah. Di kota ini juga ada alon alon yang cukup luas sehingga bisa dijadikan tempat untuk santai atau istirahat bagi warga.

Seperti di kota lain Alon Alon Batang juga sebagai arena public yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja . Selain warga Batang sendiri banyak pengendara dari luar kota yang mampir beristirahat sebentar di alon alon ini. Selain berkuliner banyak pula yang istirahat untuk sholat di masjd besar Batang yang letaknya ada disebelah barat alon alon.

Usai menjalankan shalat pengendara bisa beristirahat sebentar bersamaq keluarga untuk berkuliner ria . Ada puluhan warung warung kecil yang menyediakan aneka menu makanan khas Batang . Selain itu di tempat ini ada juga aneka wahana permainan anak anak yang ekonomis .

Selain itu sejak tahun 2022 di Alon alon Batang ini ada tiga kendaraan tempur milik Korps Marinir TNI AL itu akan menambah  estetika Alun-alun Batang yang didatangkan langsung dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V Surabaya.

Tank Jenis PT 76 buatan tahun 1961 itu panjangnya 7,20 m, panjang senjata 7, 20 m dengan lebar 3,14 m dan tinggi 2,37 m. Adapaun dua Meriam jenis Howitzer 122 MM buatan tahun 1942 dengan kaliber 121,92 mm, panjang laras 2.800 mm, tinggi 1.820 mm, lebar 1975 dan beratnya 2.500 kg.

Ranpur hibah dari TNI AL untuk Pemkab Batang itu, bukan tidak ada alasan, karena ada sejarah perjuangan prajurit Korps Marinir yang gugur di perairan laut Batang di makamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu.

Pada Tahun 2024 ada program renovasi Alun-alun Batang sebagai ruang terbuka hijau dan pusat ekonomi masyarakat menjadi perhatian serius Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.Proyek tersebut, yang kini sudah mencapai tahap akhir pengerjaan langsung ditinjau Penjabat Bupati Batang.

Ia tampak berjalan perlahan, mengamati setiap detail pekerjaan dengan seksama dengan harapan transformasi ruang publik ini menjadi area hijau yang asri sekaligus pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Saya ingin tahu progres pembangunan renovasi Alun-alun Batang sejauh mana. Karena waktunya sudah mendekati akhir tahun, SPK-nya sampai kapan, progresnya sampai di mana,” kata Lani saat meninjau langsung proyek tersebut di area Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Selasa (15/10/2024).

Jawaban yang ia terima sungguh menggembirakan. Proyek senilai Rp1,84 miliar ini, ternyata berjalan lebih cepat dari jadwal.

Alhamdulillah, progresnya justru deviasi yang surplus, deviasi yang positif. Artinya melebihi persentase dari target. Saat ini sudah 90%,” kata Lani.

Nah bagi siapa saja yang belum pernah berkunjung ke alon alon Batang bisa singggah beristirahat di tempat ini. Jika ingin nyaman datanglah pagi atau sore hari dengan suasana yang tidak begitu panas, Bahkan lebih asyik lagi jika malam hari karena anda bisa berkuliner ria di tempat ini. (Pak Muin)