Demak – Setiap desa di Demak mengenal yang namanya cikal bakal desa tokoh desa tau leluhur desa. Makam atau pesareyannya akan selalu dijaga kelestariannya . Selain itu setiap tahunnya juga digelar acara Haul untuk ajang mengirim do’a sebagai wujud penghormatan.
Seperti di desa Mutih Wetan kecamatan Wedung ini ada satu makam yang dikeramatkan dan masih di lestarikan keberadaannya. Makam ini terletak di tengah area persawahan warga. Namun untuk menuju ke makam ini tidak keselitan karena jalannya sudah di beton.
Warga desa menyebut sosok ulama yang dimakamkan adalah Syeh Jumadil Kubro. Setahun sekali makam ini menjadi ajang pertemuan seluruh warga desa dalam gelaran Haul atau do’a bersama. Semua warga datang ke tempat ini untuk berdo’a serta makan bersama.
Juru kunci makam Subro pada kabarseputarmuria mengatakan , Haul Mbah Syeh Jumadil Kubro di desa Mutih Wetan ini di gelar pada Jum’at Wage setelah habis panen padi selain sebagai perwujudan rasa syukur juga penghormatan pada leluhur.
“ Acara Haul digelar setahun sekali jatuh pada Jum’at Wage bulannya tidak tentu yang penting habis panen padi . Yang datang ya seluruh warga desa Mutih Wetan baik yang ada di desa juga yang tinggal di luar kota “, pak Subro yang telah 4 tahun mendapat tugas memegang kunci makam dan juga menjaga kebersihan makam.
Selian joglo yang didalamnya ada makam di area ini ada juga Musholla yang bisa digunakan untuk shalat dan bersuci sebelum berziarah ke makam. Kondisi makam pada tahun 2021 ini masih dalam tahap pembangunan. Dana didapatkan dari swadaya masyarakat yang terlihat dari banner yang terpasang di depan gapura makam.
Sedangkan jalan untuk menuju makam ini mulai dari pintu masuk yaitu jalan raya Mutih Wetan – Bungo ada sekitar 100 meter yang belum di betonisasi. Setelah lepas dari pemukiman warga jalan sudah terbetonisasi dengan bagus. Panjang jalan menuju makam kurang lebih 1.000 meter. Selain untuk akses menuju makam jalan beton ini merupakan jalan pertanian.
“ Alhamdulillah jalannya sudah bagus semaua tinggal sedikit dekat rumah warga. Mudah mudahan tahun2021 ini dilanjutkan pembangunannya . Sehingga warga yang berziarah ke makam atau warga yang menuju ke sawah bisa lancar “, tambah Subro.
Nah bagi anda yang ingin berziarah ke Makam mbah Syeh Jumadil Kubro di desa Mutih Wetan ini bisa langsung memasuki area. Anda bisa naik motor atau mobil jika berombongan . Biasanya jika Kamis sore ada beberapa warga yang menyempatkan ziarah ke makam ini. (Muin)