Jepara – Maut atau kematian tidak dapat di tunda atau diminta . Itulah kini yang dialami keluarga almarhumah Bectya Tarita Aini (15) warga desa Wonorejo RT 001/01 kecamatan kota Jepara. Aini yang masih berstatus pelajar di MTs Al-Islam Jepara ini meninggal dunia kubangan yang berada di sebelah selatan gedung woodball Bandengan Jepara.

Dari Info yang dikumpulkan tewasnya Aini berawal dari perayaan Ulang Tahun temannya bernama Sri Rejeki Neneng Wijayanti yang ke 17 tahun. Rombongan yang berjumlah 9 orang itu mengadakan perayaan ulang tahun di Pantai Bandengan Jepara. Sesampainya di pantai itu mereka menuju ke gedung Woodball.

Usai perayaan Neneng menuju kubangan sebelah selatan gedung woodball untuk cuci tangan. Untuk memberi kejutan di ulang tahunnya maka Bectya dan Aini mendorong Neneng ke air seperti yang mereka lihat di TV-TV. Secara reflek tidak hanya Neneg yang jatuh ke air namun ketiganyapun masuk ke dalam air.

Naas kedua orang Bectya dan Aini tidak bisa berenang sehingga merekapun tenggelam . Untung ada pengunjung lain yang mendengar teriakan minta tolong dari rekan-rekan mereka. Kedua korban yang tidak bisa berenangpun bisa di selamatkan ke darat. Keduanya diangkat dalam kondisi tidak sadarkan diri.

 “ Kondisi Saudari  Becktya mengeluarkan busa pada mulut , dan Saudari  Novi dalam keadaan pingsan, selanjutnya kedua korban tersebut dibawa ke RSI Sultan Hadlirin, dan setelah dilakukan pemeriksaan dokter IGD Sdri. Dr. Hadijah Nadiya, dengan hasil pemeriksaan korban Sdri. Novi Ratna Sari telah siuman, sedangkan Sdri. Becktya Tarita Aini sudah dalam keadaan Meninggal Dunia “, tulis sebuah sumber di laman FB SAR Jepara. (Muin)