DEMAK – Wisnu Groho, 28, warga Desa Tanjungrejo RT 6 RW 1, Kecamatan Wirosari, Grobogan, kemarin ditangkap aparat kepolisian di depan SPBU Katonsari, Kecamatan Demak Kota. Ini setelah yang bersangkutan melarikan diri lantaran diduga menggelapkan uang perusahaan UD Karya Jati Mranggen tempatnya bekerja senilai Rp 170 juta.

Tersangka sebelumnya dinyatakan sebagai buronan selama 4 bulan terakhir. Ia sempat kesulitan ditangkap lantaran selalu berpindah tempat persembunyian. Namun, pelariannya kemarin berakhir setelah polisi berhasil melacak keberadaannya dengan alat GPS.

Saat dimintai keterangan polisi, Wisnu menggelapkan uang perusahaan lantaran kalah judi online. Dalam judi itu, ia selalu pasang antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. “Itu uang tagihan,” jelasnya.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasatreskrim AKP Philips Samosir mengungkapkan, pelaku sebelumnya bertugas sebagai marketing perusahaan. Namun, karena kasus yang melibatkannya, ia selalu mematikan handphone (HP) sehingga sulit diketahui keberadaannya. Dalam pelariannya itu, tersangka sebelumnya sempat mengaji di salah satu pondok pesantren di Gunungpati Semarang.

Dalam penangkapan kemarin, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa sepeda motor Yamaha Vixion, dokumen kuitansi tagihan, buku tabungan dan senjata air softgun jenis AK47. Akibat perbuatannya itu, pelaku dikenai pasal 379 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Operator Sigit Liverpudlian Nts

Sumber : HumaspolresDemak