Demak – Salah satu komoditas laut yang cukup di cari adalah rajungan. Kepiting yang hidup dilaut ini setiap hari diburu oleh para nelayan di desa Kedungmutih kecamatan Wedung. Dengan menggunakan peralatan jaring dan alat jebak ini mereka berangkat pagi dan pulang sore hari atau sebaliknya.
Jika musim bagus setiap perahu nelayan bisa membawa pulang 5-10 Kg . Namun disaat laut sedang sepi mereka masih membawa pulang rajungan 1-2 Kg. Harga rajungan di tingkat pengepul perkilonya berkisar Rp 50 ribu – Rp 100 ribu tergantung jumlah pasokan dan permintaan pasar.
“ Rajungan merupakan dagangan yang menguntungkan bagi saya. Saya berdagang rajungan ini sudah lebih 10 tahun. Sebelum disini saya malang melintang didaerah Semarang dan Moro Demak “, ujar Zuliyanto pedagang hasil laut dari desa Kedungmutih kecamatan Wedung pada kabarseputarmuria.com

1

Rajungan mentah

3

Rajungan Matang

Di gubug kecil pinggir sungai Serang Baru, Zuliyanto membuka lapaknya. Setiap hari ia menunggu kedatangan puluhan nelayan yang menjadi mitra kerjanya. Tidak hanya nelayan desa Kedungmutih saja, ada nelayan dari desa Kedungkarang Demak . Beberapa nelayan dari desa Kedungmalang dan Karangaji Jepara juga datang ke gubugnya.
“ Kalau dirata-rata setiap hari saya bisa mengirim rajungan bentuk matang ke Rembang setengah ton. Kalau pas musim rajungan keluar sehari bisa satu ton lebih “, tambah Zuliyanto.
Hal sama juga dikatakan Mufalihah , setiap hari ia juga mendapatkan dagangan rajungan dari nelayan. Namun demikian jumlah dagangannya tidak sebanyak Zuliyanto karena terbentur Modal. Namun dari gubug kecilnya itu ia bisa mengirim rajungan rata-rata 3 – 4 kwintal. Rajungan matang itu ia kirim juga ke daerah Rembang.
“ Untuk harga rajungan selalu turun naik. Pernah perkilonya lebih Rp 100 ribu. Namun musim penghujan ini harga cenderung turun perkilonya hanya Rp 40 – Rp 50 ribu. “, kata Ibu Mufalihah.
Usaha dagang hasil laut Ibu Mufalihah juga sudah lama. Lebih 15 tahun ia membuka usaha untuk membantu pemasukan bagi keluarganya. Jumlah mitra nelayan yang menjadi langganannya juga puluhan orang. Setiap hari ia menunggu kedatangan para nelayan dari laut di gubug bambun tepi sungai Serang baru.
Selain Zuliyanto dan Ibu Mufalihah masih ada beberapa pengusaha jual beli hasil laut . Jika dihitung setiap harinya dari desa Kedungmutih bisa dikirim rajungan mencapai 1 ton setiap harinya. Belum hasil laut lainnya seperti ikan berbagai jenis , Kerang , keong dan Udang.
Selain dapat dibeli dari para pengepul , rajungan dan hasil laut dari desa Kedungmutih bisa dibeli di pasar ikan desa Kedungmutih. Di pasar ini setiap pagi harinya berdatangan ratusan para pembeli dan penjual ikan dari berbagai penjuru diseputaran Demak dan Jepara. (Muin)