Jepara – Meski pemerintah telah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak BBM mulai selasa lalu , namun masyarakat di jepara belim bisa menikmati kartu sakti yg di siapkan pemerintah jokowi sbg kompensasi kenaikan BBM

pemerintah kabupaten jepara belum menerima sosialisasi terkait 3 kartu sakti jokowi yaitu kartu indonesia sehat (KIS) Kartu indonesia pintar (KIP) dan kartu sejahtera indonesia (KSI) yg telah di luncurkan presiden joko widodo 3 november lalu
“belum ada sosialisasi detail mengenai kartu itu sehingga belum bisa memberikan pemahaman kpd masyarakat , kapan kartu tersebut di bagikan ke masyarakat sasaran
Ujar asisten II sekda jepara edi sujatmiko

Menurutnya pemerintah kabupaten jepara masih menunggu dari pusat bagaimana implementasi dan pelaksanaanya kartu kartu tersebut jelasnya

Partinah Salah satu warga miskin Rt 01/ rw 09 desa Guyangan bangsri mengatakan sampai sekarang dirinya mengaku belum menerima kartu sakti tersebut, padahal dirinya merupakan penerima BLT saat zaman Presiden SBY,

“Padahal pada zaman SBY Pencairan dana kompensasi itu sudah di sosialisasikan sejak jauh hari, lah sekarang di sosialisasi aja nggak , apalagi di bagikan katanya”

“Apalagi dampak kenaiikan BBM sudah mulai terasa, harga barang2 sudah mulai naik mas “tutupnya