Demak – Pasar pagi Jepara atau yang dikenal dengan Pasar Jepara II  saat ini merupakan pasar grosir buah dan sayuran bagi pedagang pasar tradisional di sekitar kota Jepara dan Kudus. Keramaian pasar kelihatan nyata sekitar pukul 06.00 pagi , namun pedagang ada yang datang sebelum subuh. Yang berjualan di pasar ini merupakan pedagang kecil diseputaran kota Jepara.

Jenis dagangan hasil bumi yang dijual beragam , ada pisang , nangka , tebu , petai china , daun jati, daun pisang,kelapa  dan bermacam-macam jenis sayuran. Mereka menggelar dagangannya tanpa alat atau meja namun di tempatkan dilantai. Dengan berjajar rapi di tempat parkir mereka mengatur dagangannya agar di sambagi pembeli.

“ Mestinya ini tempat parkir dan juga halaman pasar. Sehingga mereka menggelar dagangan biasanya hanya sampai jam 8 pagi. Puncaknya pedagang ya sekitar pukul 7 pagi “, ujar Ali penjual gorengan yang setiap hari datang ke pasar pagi Jepara.

Ali yang warga Mantingan Sendang mengatakan, Pasar pagi Jepara ini baginya cukup membantu dalam suplai dagangan. Di rumahnyanya ia punya warung kecil yang menjual keperluan ibu-ibu di dapur seperti sayuran juga lauk tempe dan tahu. Selain itu ia juga menjual berbagai macam jenis gorengan dan kerupuk.

Pasar pagi Jepara bagi Ali dan Istrinya merupakan lahan untuk mencari nafkah. Habis shalat shubuh dia bersama istrinya kulakan dagangan di pasar ini. Dengan mengendarai sepeda motor setiap hari tanpa lelah ia membeli berbagai dagangan . Sampai di rumah dagangan itupun langsung di serbu oleh tetanggaya.

“ Ketika kios mulai sepi pembeli kamipun mulai membuat bermacam gorengan , ada bakwan, tahu dan tempe goring, pisang dan yang lainnya. Ini istri sedang belanja sayuran “, kata Pak Ali yang ditemui di area parkir pasar pagi Jepara.

Beberapa pedagang yang kulakan hasil bumi di pasar pagi Jepara ini ,setiap hari selalu datang pagi-pagi. Mereka harus mengejar waktu untuk mendasarkan dagangan di pasar tradisional di tempat masing-masing. Kebanyakan pedagang ini membawa mobil sendiri atau mencarter bersama dengan pedagang lain.

“ Ya  tidak hanya pedagang dari Jepara saja yang ambil dagangan di sini. Mereka ada yang datang dari Kudus dan juga Demak. Mereka kulakan disini membawa mobil membeli dagangan dari pedagang yang mangkal di pasar pagi ini “, tambah Pak Ali.(Muin)

TOKO BUKU DAN KITAB ONLINE

BUKU PRIMBON LENGKAP

TOKO BUKU DAN KITAB SUPER LENGKAP

ALAT TAMBAL BAN ELECTRIC

ALAT TAMBAL BAN BAKAR SUPER CEPAT

MENCUCI TANPA SABUN  SUPER HEMAT 

MAINAN MURAH SERBA 1000 RUPIAH