Demak – Kabupaten Demak mampu membuktikan sebagai daerah yang berhasil baik dalam tata kelola pemerintahan. LPPD Kabupaten Demak mendapat penilaian sangat tinggi.

Hal itu diungkapkan  Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E dalam penyerahan penghargaan capaian opini WTP oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, di Gedung Grhadika Bina Praja, Rabu (13/10/2021).

Bupati melanjutkan, Tata kelola pemerintahan dianggap berhasil dilihat dari beberapa indikator. Yang pertama, Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) yang dinilai oleh Kementrian Dalam Negeri.

Indikator yang kedua adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang dinilai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan yang terakhir adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Jika tiga indikator tersebut mendapatkan hasil baik, itu merupakan indikasi bahwa sebuah daerah dianggap telah berhasil mengelola pemerintahan dengan baik.

” Kabupaten Demak mendapat nilai sangat tinggi dengan SAKIP, yang memperoleh nilai B.  juga mendapatkan Predikat kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik dari Ombudsman RI. Sedangkan untuk LKPD, Kabupaten Demak kembali meraih opini WTP untuk yang kelima kalinya. Ini merupakan hasil yang membanggakan “. Kata Bupati.

Sementara itu Budi marsudiyoto sebagai Kepala KPPN Kudus Tipe A1 menyampaikan yaitu yang pertama, laporan keuangan yang dikirimkan dan disusun oleh Pemerintah Kabupaten Demak sudah sesuai dengan standar Akuntansi Pemerintahan, yang kedua terdapat kecukupan pengucapan dari laporan tersebut, yang ketiga kepatuhan terhadap Perundang-undangan. ” Ini yang menjadi Penilaian Pemerintah Kabupaten Demak sehingga berhasil mendapatkan WTP “. (Prokompim).