Ilustrasi malam Tirakatan 17 Agustus an

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengijinkan warganya menggelar tirakatan pada malam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun demikian diingatkan kepada warga agar tetap taat menerapkan protokol kesehatan. Hal ini sebagaimana disampaikan Bupati Jepara Dian Kristiandi, pada Kamis (13/08/2020) di kantornya.

“Setelah menerima berbagai masukan dan pertimbangan, kami mengijinkan malam tirakatan dengan catatan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Andi.

Malam tirakatan akan berlangsung hari Minggu, 16 Agustus 2020, malam. Biasanya tirakatan ini dilaksanakan di tingkat desa, dusun, RT, dan RW. Seluruh masyarakat berkumpul sebagai ungkapan syukur karena mendapatkan anugrah kemerdekaan. Selain ajang silaturahmi, malam tirakatan juga digunakan untuk memanjatkan doa kepada para pahlawan.

Meskipun diijinkan, bupati kembali mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak, memakai masker, dan membatasi jumlah undangan. “Kalau biasanya semua warga baik tua muda, besar kecil diundang, saya harap besok yang diundang cukup kepala keluarga. Kemudian protokol kesehatan harus tetap dijaga,” kata dia.

Sebagai ungkapan syukur, bupati juga berpesan agar warga berdoa semoga wabah Covid-19 ini bisa selesai, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali.

“Jangan lupa saat ini kita sedang menghadapi wabah Covid-19. Semoga saja dengan doa kita bersama pandemi ini segera berkahir,” kata dia.

Meskipun malam tirakatan dapat dilaksanakan, namun tidak untuk kegiatan lomba-lomba 17-an. “Banyak jenis lomba yang mengharuskan warga saling berdekatan, bersenggolan sehingga tidak kami ijinkan dari pada beresiko terjadi penularan. Semoga masyarakat dapat memahami dan menahan diri,” kata dia. (DiskominfoJepara/Dian)