Jepara – Covid 19 yang sedang melanda dan kapan berhentinya merampas penghasilan sejumlah pedagang keliling.Salah satu yang terdampak adalah Pak Abdul Ghofur pedagang ikan hias keliling asal desa Karanganyar kecamatan Welahan kabupaten Jepara. Sudah lebih satu bulan penghasilannya turun terus setelah merebaknya virus corona.

Pedagang ikan yang biasa mangkal di pasar pasar dan sekolahan kini tak bisa lagi meneguk manisnya usaha jualan ikan keliling. Sebelum ada Corona setiap harinya penghasilan bersihnya bisa mencapai 💯 ribu lebih.Kini separuhnya saja sulit terkadang ia hanya bisa untung 30 – 40 ribu. Semua sekolah libur dan pasar pasar kini sepi pembeli karena ada larangan berkumpul dari pemerintah.

” Biasanya kalau sore hari saya mangkal di Pasar Karangrandu .Sebelum Corona sore hari selalu ramai namun sekarang sepi tak ada lagi pembeli dari luar desa.Tak ada kereta odong odong yang datang membawa anak anak jadi dagangan saya kurang laku karena konsumen yang terbanyak adalah anak anak “, tambah pak Ghofur.

Pak Ghofur berjualan ikan keliling ini sudah empat tahun lebih.Ikan hias ia kulakan ke desa sebelah sedangkan tempat ikan ia buat sendiri dari plastik mika dan plastik sepon.Sebelum keliling ikan hias ia merantau hampir ke seluruh Indonesia berjualan mainan seperti kipas putar, lele lelean dan bola plastik. Sehingga ia menjelaskan mulai Sumatera hingga Papua.

Meski penghasilannya tidak banyak seperti dulu ia bersyukur setiap hari bisa ketemu dengan keluarga. Kalau dulu pulang paling cepat satu bulan sekali ,bahkan kadang sampai 3 bulan atau 6 bulan. Ia berharap corono cepat berlalu sehingga penghasilannya stabil kembali sehingga bisa menghidupi keluarganya tanpa kekurangan seperti saat ini.

” Ya gimana lagi setiap hari butuh makan ya mau tidak mau harus keluar rumah Soal dapat uang atau tidak kita serahkan pada yang maha kuasa. Ya kalau dapat bantuan BLT ya kita terima untuk tambah tambah beli beras “,kata pak Ghofur menutup sua.(Muin).