Demak – Secara keseluruhan jalan raya antar desa di kabupaten Demak sudah hampir semua terbetonisasi. Namun masih ada beberapa titik yang terlewatkan. Salah satunya adalah jalan raya di desa Rejosari kecamatan Mijen kabupaten Demak. Di desa ini masih ada jalan raya yang belum dibetonisasi sekitar 1 kilometer.

Desa Rejosari kecamatan Mijen ini letaknya memang paling Barat dan terluar dan berbatasan langsung dengan desa Karanganyar kecamatan Welahan. Namun dari segi infastuktur jalan lebih bagus desa Karanganyar Jepara karena jalannya sudah terbetonisasi semua. Sehingga ada beberapa warga yang menyeberang jembatan ke desa Karanganyar untuk menghindari jalan yang rusak.

Maemun warga RW 03 desa Rejosari yang ditemui kabarseputarmuria mengatakan, rusaknya jalan raya di depan rumahnya sudah cukup lama. Namun sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah desa maupun kabupaten. Jika musim hujan tiba jalan jalan depan rumahnya licin dan banyak kubangan. Sehingga warga harus berhati hati jika melewati jalan itu.
” Ya ketika rusak parah banyak lubang saya lapor ke Balai Desa agar jalan diurug. Namun usulan kami tidak direspon akhirnya kamipun urunan untuk beli sirtu menutup jalan yang berair dan licin”, kata Maemun

Pantauan Kabarseputarmuria Jalan raya desa Rejosari kondisinya yang rusak dan terbetonisasi masih banyak yang rusak. Sehingga hal ini membuat lalu lintas warga terganggu utamanya jika musim penghujan tiba. Melihat kondisi ini agar tidak tertinggal dengan desa lainnya. Pemerintah kabupaten Demak harusnya segera menggelontorkan dana ke desa ini untuk percepatan betonisasi jalan.

Ketertinggalan desa ini dalam layanan jalan yang bagus dan memadai dikarenakan tempatnya yang jauh dari akses pemerintahan baik desa kecamatan maupun kabupaten. Meskipun warga sudah mengusulkan terus namun baru beberapa titik yang mendapatkan perhatian. (Muin)