Demak – Pekerjaan nelayan bagi sebagian besar warga desa Kedungmutih kecamatan Wedung merupakan pekerjaan pokok. Meskipun butuh modal yang besar namun pekerjaan nelayan masih prospektif untuk dijalankan. Modal untuk melaut mencari ikan sekitar 50 jutaan. Selain untuk membeli perahu juga mesin dan alat tangkap ikan.

Nizar (30) salah satu nelayan asal desa Kedungmutih mengatakan, Selain menjadi nelayan selain membutuhkan perahu juga butuh mesin penggerak perahu dan juga alat tangkap ikan. Untuk perahu yang ukuran sedang sekitar 25 juta rupiah. Sedangkan untuk alat tangkap dan mesin minimal butuh dana 25 juta rupiah juga.

” Jadi untuk jadi nelayan modal yang dibutuhkan cukup besar. Saya beli perahu ini dari hasil menggarap tambak garam. Selain kerja menggarap tambak saya juga cari ikan di laut”, kata nizar pada kabarseputarmuria

Meskipun butuh modal yang besar namun pekerjaan sebagai nelayan cukup prospektif. Sehinggga setiap waktu jumlah perahu nelayan selalu bertambah. Itu artinya profesi nelayan selalu bertambah. Penghasilan yang besar menjadi pilihan sebagai nelayan.

“Modal besar tidak menjadi halangan menjadi nelayan disini. Meskipun hasil nelayan tidak menentu namun jika dihitung tahunan cukup besar sehari saja kadang bisa dapat 2-3 juta” tambah nizar

Tetapi ada beberapa Kendala yang kadang membuat nelayan sedih. Salah satunya adalah harga ikan yang sering turun jika stok banyak. Selain itu juga ketika musim penghujan kondisi sepi nelayan butuh bantuan atau pinjaman untuk menutup kebutuhan harian ketika tidak melaut