Demak – Kerja di pabrik bagi Ilzam (27) warga desa Kedungmutih RT 01 RW 01 kecamatan Wedung hanyalah sebagi pengisi waktu luang saja. Sehingga ketika sudah ketemu usaha yang prospektif iapun keluar dari pabrik dan membuka usaha sendiri. Setahunan pemuda lajang ini mencurahkan waktunya untuk mengelola usaha conternya yang menjual HP. Asesosiries dan juga Pulsa di rumahnya pinggir jalan raya Kedungmutih – Kedungkarang Zam Cell.

Selepas SMA ia mencoba peruntungan menjadi karyawan pabrik di Jakarta  dengan gaji UMR . Kurang lebih dua tahun ia jalani pekerjaan itu. Dari hari ke hari di bawah tekanan perasaannya tidak enak . Akhirnya ketika kontrak habis iapun pulang kampung . Namun lagi lagi belum ada usaha yang cocok , sehingga ia kembali masuk pabrik di kampungnya untuk mengisi waktu luangnya. Dua tahun ia jalani lagi sebagai karyawan pabrik sampai habis kontrak lagi.

“ Nah ketika habis kontrak pabrik di kampung itulah sayua punya ide untuk buka conter HP di rumah saya yang pinggir jalan ini. Orang tua mendukung sekali dengan usaha baru saya ini. Kalau tidak salah ingat awal modal membuka conter ini hanya 2 jutaan “, kenang Ilzam yang diceritakan pada kabarseputarmuria.com

Dari modal hanya 2 juta tersebut ia ingat hanya dapat pulsa  atau paketan saja , sehingga belum ada hp dan juga asesories lainnya. Meski hanya jualan pulsa terus ia jalani pelanggan satu dua mulai berdatangan . Setelah berjalan enam bulan dan mulai jalan ia menambah dagangannya sedikit demi sedikit . Ia mulai belanja assesories HP seperti alat cash HP , Power Bank , casing dan yang lainnya . Dulu hanya punya satu lemari kini sudah ada tiga lemari yang penuh dengan dagangannya.

“ Alhamdulillah setelah setahun berjalan usaha saya semakin berkembang , pelanggan tidak hanya warga desa Kedungmutih saya , tetapi ada juga warga desa Kedungmalang ,Kedungkarang dan juga Babalan. Dagangan saya juga semakin banyak “, tambah Ilzam yang aktif di kegiatan Sibat PMI Kedungmutih,

Setelah membuka usaha sendiri Ilzam merasa nyaman dibandingkan kerja pabrik meski dapat gajian setiap bulannya. Sehingga setiap harinya ia tunggui conternya meski kadang ada hari hari sepi tanpa pembeli. Namun demikian kadang juga ramai dengan kedatangan para palanggan selain membeli pulsa juga membeli assesories HP. Ia pun senang dengan kedatangan teman teman meski kadang hanya njangong –njagong tukar pengalaman saja.

Membuka usaha apapun menurut Ilzam harus dengan niat yang kuat seperti dirinya meski modal minim tetap dijalankan. Selain itu juga tekun dalam menjaga usaha sehingga usaha ramai atau sepi tetap ditunggui setiap harinya. Selain itu pengusaha harus belajar kepada sesama pengusaha sehingga ketika belanja barang ia ngobrol dengan teman sesame pengusaha conter. Yang tak kalah pentingnya adalah jujur dengan barang yang dijual ,jika rusak harus mengganti yang baru agar pelanggan tidak kecewa.

Nah bagi anda yang tinggal di desa Kedungmutihdan sekitarnya jika butuh HP,Pulsa dan assesories lainnya bisa datang ke desa Kedungmutih di Counter Zam . Adapun lokasinya di desa Kedungmutih kampung relokasi RT 01 RW 01. Lokasinya pinggir jalan raya Kedungmutih-Kedungkarang. (Muin)