KABAR WARGA

Penutupan Pasar Ngabul Pemda Kerahkan 225 Personil

Jepara – Simpang siur tentang ketidakjelasan keputusan penutupan Pasar Ngabul pagi tadi Senin (5/1) terjawab sudah pemerintah daerah Jepara mengerahkan 225 personil terdiri dari berbagai unsur. Ada TNI , Polri dan juga Satuan Polisi Pamong Praja. Petugas gabungan itu melaksanakan penutupan pasar Ngabul lama  dan dkipindahkan ke pasar Ngabul baru sesuai dengan SK Bupati. Berikut

Patut Ditiru Kudus Rayakan Pergantian Tahun Secara Sederhana

Kudus – Momen pergantian tahun merupakan momen spesial. Berbagai acara pun di gelar dalam rangka merayakannya, tak terkecuali Pemkab Kudus. Momen pergantian tahun inipun dirayakan bertempat di pendopo kabupaten (31/12). Turut hadir dalam acara tersebut, bupati dan wakil bupati Kudus, Sekda, beserta jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan pemkab Kudus. Selain itu hadir pula Forkopinda,

Warga Kudus Meninggal Terima Santunan 1 Juta Rupiah

Kudus – Sebanyak 830 orang ahli waris di Kabupaten Kudus Senin ( 29 / 12 ) menerima santunan kematian dari Pemkab. Pada kesempatan yang sama diserahkan pula bantuan biaya relokasi kepada sedikitnya 59 Kepala Keluarga korban tanah longsor di Desa Menawan Kecamatan Gebog. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati H.Musthofa dengan didampingi Wakil Bupati H.Abdul

Hujan Lebat dan Longsor , Timbun Jalan Bungu – Bate Gede

Jepara  – Hujan yang mengguyur kawasan Gunung Muria Jumat (2/1) malam menyebabkan bencana longsor di beberapa titik. Di wilayah Jepara Selatan, longsor terjadi di Desa Bungu Kecamatan Mayong, Jepara. Di Desa Bungu, longsor terjadi sekitar pukul 20.00 pada tebing di sepanjang ruas Jalan Bungu- Bategede, di luar area pemukiman warga. Longsor yang terjadi menyebabkanjalan utama

Pintu Air Karangrandu Bikin Banjir, Disain Perlu di Rubah

Jepara – Abdullah Nasir Anggota BPD desa Karangrandu mengatakan salah satu penyebab tingginya debit sungai di Karangrandu adalah disain bendung yang salah. Seharusnya bendung tidak usah diberi pintu  kecil-kecil. Pintu-pintu kecil itu menyebabkan sampah-sampah menyumbat bendung. Dengan tersumbatnya bendung jalan air kurang lancar.dan mengakibatkan sungai meluap masuk kampung. “ Bendung ini menurut saya sangat bermanfaat

Atasi banjir Tanggul Karangrandu di Talud Permanen dan Sungai Di Normalisasi

Jepara – Desa Karangrandu kecamatan Pecangaan tahun lalu merupakan desa yang tergolong parah dalam bencana banjir. Jebolnya tanggul di desa itu membuat trauma ratusan warga. Terutama warga yang terdampak dengan robohnya rumah dan juga hilangnya harta benda. Namun pada tahun 2015 ini tanggul tersebut kembali membuat was-was warga. “ Memang Jum’at malam kemarin warga juga

Warga Harus Waspada Tanggul Desa Karangrandu , Rawan di Semua Titik

Jepara – Warga desa  Karangrandu kecamatan Pecangaan Jum’at malam kemarin harus bersiaga disejumlah tanggul karena naiknya debit air sungai . Di sejumlah titik air merembes dibagian bawah tanggul dan mengalir ke jalan dan selanjutnya memasuki perkampungan. Warga akhirnya menambal rembesan tanggul itu dengan ratusan zak berisi tanah sehingga desapun selamat dari derasnya air banjir. “

Surat Terbuka Warga Robayan Untuk Bupati Jepara

YTH BAPAK BUPATI ‪#‎Jepara‬, saya sebagai warga desa Robayan ingin menyampaikan kepada bapak bupati jepara. bapak bupati jepara yg kami cintai,dengan segala kerendahan hati kami sampaikan,tolong realisasikan tanggul sungai Bakalan pak,agar kami warga desa Robayan dan Bakalan bisa tidur dengan tenang seperti pak bupati,keadaan tanggul sungai desa bakalan sangat memperihatinkan,dan kami selalu dihantui bencana banjir

Tanggul Kali Wulan Di Gempol Songo Longsor

DEMAK– Tanggul Sungai Wulan, tepatnya yang berada di wilayah Desa Gempolsongo, Kecamatan Mijen kembali mengalami longsor hebat. Padahal tanggul ini sebelumnya telah diperbaiki Dinas PSDA Jateng. Titik tanggul yang longsor berada di sebelah kiri Sungai Wulan tersebut bila tidak segera ditangani bisa memicu banjir besar di Demak. Sebab, panjang longsor tanggul sudah mencapai 50 meter